Wamenkeu jadi Ex-Officio DK OJK

Jum'at, 20 Juli 2012 - 13:12 WIB
Wamenkeu jadi Ex-Officio...
Wamenkeu jadi Ex-Officio DK OJK
A A A
Sindonews.com - Anny Ratnawati dan Halim Alamsyah ditunjuk menjadi pejabat exofficio dalam Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk melengkapi keanggotaan menjadi sembilan orang.

Anny yang saat ini menjabat Wakil Menteri Keuangan akan mewakili pemerintah, sementara Halim yang kini menduduki jabatan sebagai Deputi Gubernur BI mewakili kepentingan BI.

Munculnya nama Anny ini sedikit di luar dugaan, karena sebelumnya nama yang santer diberitakan akan mewakili pemerintah adalah Dirjen Pajak Fuad Rahmany.

Selain keduanya, ada tujuh anggota DK OJK yang sebelumnya sudah dipilih Komisi XI DPR. ”Jadi,kita menyambut baik bahwa sekarang sudah ada kelengkapan DK sesuai dengan Presiden, itu ada tujuh yang dari rekomendasi DPR bersama dengan Halim Alamsyah dan Anny Ratnawati,” ujar Menteri Keuangan yang juga menjabat sebagai ketua panitia seleksi (pansel) Agus Martowardojo, di kantornya, Kamis 19 Juli 2012.

Agus meyakini Anny merupakan sosok yang tepat untuk mewakili pemerintah. Pasalnya, mantan dirjen anggaran tersebut memiliki latar belakang yang mendukung posisinya sebagai pejabat ex-officio, terutama pengalaman dan pemahamannya mengenai makroekonomi.

Sembilan anggota DK OJK seharusnya akan diambil sumpahnya oleh Mahkamah Agung (MA) kemarin, tetapi diundur menjadi hari ini. Sembilan anggota DK OJK yang diambil sumpahnya terdiri atas tujuh anggota DK yang dipilih Komisi XI serta dua anggota ex-officio yang mewakili Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.

Ketujuh anggota DK yang dipilih DPR adalah Ketua OJK Muliaman D Hadad serta enam anggota lainnya yakni Nurhaida, Kusumaningtuti S Soetiono, Firdaus Djaelani, Ilya Avianti, Nelson Tambupolon, dan Rahmat Waluyanto.Pengambilan sumpah dilakukan MA karena OJK merupakan lembaga tinggi negara independen.
”Pengambilan sumpah akan dilakukan besok (hari ini), dan finalisasi ini sedang dilakukan kantor Presiden, Sekretariat Negara, dan MA dan calon-calon DK OJK. Saya rasa yang nanti dilantik adalah termasuk pejabat-pejabat OJK ex-officio,” kata Agus.

Nurhaida, salah satu anggota DK terpilih, mengungkapkan bahwa DK OJK kemungkinan akan langsung menggelar rapat pertama setelah pelantikan.

”Oh, itu (rapat) segera setelah pelantikan atau paling lambat sehari setelah pelantikan, kita bisa rapat. Semua itu ada mekanismenya, mekanisme rapat harus ditentukan dulu, kuorumnya seperti apa, pengambilan keputusan seperti apa,itu harus ditetapkan sebagai peraturan DK OJK,” paparnya.

Nurhaida yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) tersebut menjelaskan, rapat pertama kemungkinan juga akan membicarakan penyusunan anggota DK OJK.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
59 menit yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
11 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved