Ekspor alas kaki RI berpeluang meningkat
Senin, 23 Juli 2012 - 12:35 WIB
Ekspor alas kaki RI berpeluang meningkat
A
A
A
Sindonews.com - Terbebasnya Indonesia atas tuduhan praktik circumvention produk alas kaki Indonesia yang dituduhkan oleh Department of Commercial Defense (Decom) Brasil diyakini akan meningkatkan ekspor alas kaki Indonesia ke Brasil.
“Tanggapan Pemerintah Indonesia ini penting untuk disampaikan agar keputusan akhir Decom tetap merujuk kepada hasil essential fact yang menyimpulkan tidak adanya praktik circumvention oleh perusahaan alas kaki asal Indonesia,” terang Direktur Pengamanan Perdagangan, Kementerian Perdagangan, Ernawati dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/7/2012).
Berdasarkan data statistik, ekspor alas kaki Indonesia ke Brasil selama tiga tahun terakhir terus meningkat. Pada 2009, nilai ekspornya mencapai USD20,3 juta, kemudian meningkat hingga USD65,6 juta pada 2010 dan USD92,4 juta pada 2011 dengan pangsa pasar sekitar 2,8 persen.
Saat ini, Amerika Serikat, Uni Eropa dan Jepang masih merupakan tujuan utama ekspor alas kaki Indonesia.
Ernawati mengatakan, dengan bebasnya produk alas kaki Indonesia dari tuduhan circumvention Brasil, maka perusahaan Indonesia memiliki peluang besar untuk terus memperluas pangsa pasarnya di Brasil atau bahkan di kawasan Amerika Latin.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia memastikan produk alas kaki lokal sudah terbebas dari tuduhan praktik circumvention di Brasil. Keputusan penghentian penyelidikan anticircumvention tersebut dikeluarkan oleh Decom dalam bentuk Final Determination pada 18 Juni 2012 yang lalu.
Dalam proses penyelidikan, Brasil tidak menemukan adanya praktik circumvention yang dilakukan oleh perusahaan alas kaki Indonesia.
“Tanggapan Pemerintah Indonesia ini penting untuk disampaikan agar keputusan akhir Decom tetap merujuk kepada hasil essential fact yang menyimpulkan tidak adanya praktik circumvention oleh perusahaan alas kaki asal Indonesia,” terang Direktur Pengamanan Perdagangan, Kementerian Perdagangan, Ernawati dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/7/2012).
Berdasarkan data statistik, ekspor alas kaki Indonesia ke Brasil selama tiga tahun terakhir terus meningkat. Pada 2009, nilai ekspornya mencapai USD20,3 juta, kemudian meningkat hingga USD65,6 juta pada 2010 dan USD92,4 juta pada 2011 dengan pangsa pasar sekitar 2,8 persen.
Saat ini, Amerika Serikat, Uni Eropa dan Jepang masih merupakan tujuan utama ekspor alas kaki Indonesia.
Ernawati mengatakan, dengan bebasnya produk alas kaki Indonesia dari tuduhan circumvention Brasil, maka perusahaan Indonesia memiliki peluang besar untuk terus memperluas pangsa pasarnya di Brasil atau bahkan di kawasan Amerika Latin.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia memastikan produk alas kaki lokal sudah terbebas dari tuduhan praktik circumvention di Brasil. Keputusan penghentian penyelidikan anticircumvention tersebut dikeluarkan oleh Decom dalam bentuk Final Determination pada 18 Juni 2012 yang lalu.
Dalam proses penyelidikan, Brasil tidak menemukan adanya praktik circumvention yang dilakukan oleh perusahaan alas kaki Indonesia.
(gpr)
Lihat Juga :