Harga melambung, suplai kedelai harus ditambah

Senin, 23 Juli 2012 - 12:43 WIB
Harga melambung, suplai...
Harga melambung, suplai kedelai harus ditambah
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Hatta Rajasa mengungkapkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan kementerian Pertanian perihal kenaikan harga kedelai yang melonjak cukup signifikan.

"Baru saja saya bicara dengan Menteri Pertanaian untuk segera mengendalikan harga kedelai. Nanti sedang diatasi Menteri Pertanaian," terang Hatta saat ditemui wartawan di Gedung Kemenko Perkonomian Jakarta, Senin (23/7/2012).

Kedelai di dunia, kata Hatta, memang meningkat harganya dan hal tersebut cenderung mempengaruhi harga kedelai lokal yang turut meningkat. "Ini kita lihat memang kecendeurungannya meningkat karena China juga permintaannya meningkat sangat pesat," tambahnya.

Untuk itu, aku Hatta, dirinya telah meminta kepada Menteri Pertanian untuk menaikkan suplai kacang kedelai guna mengendalikan harga tetap stabil dan tidak terlalu tinggi.

"Baru saya minta Mentan agar mengambil langkah cepat. Harus ada tambahan suplai, kuncinya itu. Kalau nggak (ada penambahan suplai), harga tidak akan turun," paparnya.

Mengenai berapa tambahan supli, kata Hatta, tentunya Menteri Pertanaian yang berwenang. "Karena ujung tombaknya di Mendag dan Mentan untuk mengecek dan memantau pasar," katanya.

Selain itu, Hatta juga meminta agar para pedagang tidak serta merta memanfaatkan keadaan dengan menaikkan harga terlalu tinggi. Pasalnya, hal tersebut dapat berpengaruh terhadap produksi industri yang membutuhkan kedelai sebagai bahan bakunya seperti industri tempe dan tahu.

"Kenaikan terjadi memang karena kenaikan pasar dunia. Tapi saya minta supaya jangan ada spekulan yang memanfatkan keadaan, kalau sampai mainkan harga untuk dapat keuntungan, kasihan pengrajin tahu tempe kita," tegasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Kedelai Impor Tembus...
Kedelai Impor Tembus Rp1,2 Juta, Pedagang Tempe dan Tahu Dilema Naikkan Harga
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Berita Terkini
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
1 jam yang lalu
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
1 jam yang lalu
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
1 jam yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
2 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
2 jam yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved