PT Pos ganti sistem jaringan informasi keuangan
Senin, 23 Juli 2012 - 15:18 WIB
PT Pos ganti sistem jaringan informasi keuangan
A
A
A
Sindonews.com - PT Pos Indonesia (Persero) berencana mengganti sistem jaringan informasi keuangan menjadi enterprise resource planning (ERP). Sistem ini diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan usaha PT Pos Indonesia.
Alat berbazis system application & product (RAP) tersebut, akan mengintegrasikan Kantor Pos di seluruh Indonesia sampai tingkat kecamatan. Sistem informasi keuangan ini, akan terintegrasi dengan kantor pusat. Sehingga memudahkan PT Pos dalam mengamati transaksi keuangan di seluruh Indonesia.
“Proyek ini akan dikerjakan selama 72 minggu. 36 minggu untuk pengerjaan dan piloting di area Bandung. Sedangkan 36 minggu berikutnya, untuk pengerjaan di semua kawasan Indonesia,” jelas Direktur Utama PT Pos Indonesia I ketut Mardjana di sela-sela Kick Off Proyek Pembangunan Sistem Informasi Keuangan, di Gedung Wahana Bhakti Pos, Jalan Banda, Kota Bandung, Senin (23/7/2012).
Untuk kawasan pilot project, sistem RAP diharapkan sudah bisa dioperasionalkan pada Januari 2013 mendatang. Menurut dia, nilai investasi untuk pengadaan alat sistem informasi keuangan mencapai Rp9,5 miliar. Terdiri atas dua modul kerja. Yaitu financial contend dan controlling.
Diakui dia, penggantian sistem RAP, merupakan salah satu upaya melakukan pembenahan perbaikan kinerja PT Pos Indonesia. Menurut dia, selama 13 tahun terakhir, PT Pos Indonesia telah menggunakan sistem informasi keuangan yang dibangun dari kalangan internt. Namun sistem tersebut, dinilai I Ketut Mardjana belum maksimal.
“Sebelum menggunakan SAP, untuk melihat transaksi keuangan di seluruh Indonesia, kita perlu waktu selama berbulan-bulan, karena sistemnya masih parsial. Tapi, menggunaan sistem ini, akan mempermudah kami melihat transaksi keuangan secara rill time dari semua Kantor Pos di seluruh Indonesia,” beber dia.
Selain ini memberi manfaat terhadap kinerja PT Pos, terutama menekan efisiensi kerja perusahaan. Sementara bagi masyarakat, sistem tersebut akan memudahkan pelayanan produk-produk PT Pos Indonesia. Sehingga, pelayanannya semakin cepat dengan penawaran harga yang lebih kompetitif.
“Kedepannya, sistem ini akan dipakai secara menyeluruh. Misalnya masuk pada sistem logistik, pengiriman surat, dan lainnya,” timpal dia. Sehingga, kedepannya, semua sistem operasi PT Pos Indonesia akan ter-link dengan SAP. Mulai dari sistem pengiriman surat, sistem keuangan, dan lainnya.
Alat berbazis system application & product (RAP) tersebut, akan mengintegrasikan Kantor Pos di seluruh Indonesia sampai tingkat kecamatan. Sistem informasi keuangan ini, akan terintegrasi dengan kantor pusat. Sehingga memudahkan PT Pos dalam mengamati transaksi keuangan di seluruh Indonesia.
“Proyek ini akan dikerjakan selama 72 minggu. 36 minggu untuk pengerjaan dan piloting di area Bandung. Sedangkan 36 minggu berikutnya, untuk pengerjaan di semua kawasan Indonesia,” jelas Direktur Utama PT Pos Indonesia I ketut Mardjana di sela-sela Kick Off Proyek Pembangunan Sistem Informasi Keuangan, di Gedung Wahana Bhakti Pos, Jalan Banda, Kota Bandung, Senin (23/7/2012).
Untuk kawasan pilot project, sistem RAP diharapkan sudah bisa dioperasionalkan pada Januari 2013 mendatang. Menurut dia, nilai investasi untuk pengadaan alat sistem informasi keuangan mencapai Rp9,5 miliar. Terdiri atas dua modul kerja. Yaitu financial contend dan controlling.
Diakui dia, penggantian sistem RAP, merupakan salah satu upaya melakukan pembenahan perbaikan kinerja PT Pos Indonesia. Menurut dia, selama 13 tahun terakhir, PT Pos Indonesia telah menggunakan sistem informasi keuangan yang dibangun dari kalangan internt. Namun sistem tersebut, dinilai I Ketut Mardjana belum maksimal.
“Sebelum menggunakan SAP, untuk melihat transaksi keuangan di seluruh Indonesia, kita perlu waktu selama berbulan-bulan, karena sistemnya masih parsial. Tapi, menggunaan sistem ini, akan mempermudah kami melihat transaksi keuangan secara rill time dari semua Kantor Pos di seluruh Indonesia,” beber dia.
Selain ini memberi manfaat terhadap kinerja PT Pos, terutama menekan efisiensi kerja perusahaan. Sementara bagi masyarakat, sistem tersebut akan memudahkan pelayanan produk-produk PT Pos Indonesia. Sehingga, pelayanannya semakin cepat dengan penawaran harga yang lebih kompetitif.
“Kedepannya, sistem ini akan dipakai secara menyeluruh. Misalnya masuk pada sistem logistik, pengiriman surat, dan lainnya,” timpal dia. Sehingga, kedepannya, semua sistem operasi PT Pos Indonesia akan ter-link dengan SAP. Mulai dari sistem pengiriman surat, sistem keuangan, dan lainnya.
(gpr)
Lihat Juga :