Makin parah, IHSG ditutup ambles 71 poin
Senin, 23 Juli 2012 - 16:36 WIB
Makin parah, IHSG ditutup ambles 71 poin
A
A
A
Sindonews.com - Bukannya semakin membaik, di akhir perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir perdagangan hari ini justru semakin terpuruk dengan ambles hingga 71 poin.
Masalah Eropa dan minyak terus menggiring sentimen negatif global sehingga investor mengambil posisi profit taking sebelum terlambat.
IHSG, Senin (23/7/2012) ditutup ambles 71,41 poin ke 4.009,79. Disusul indeks LQ45 yang juga melemah 13,17 poin ke 682,43 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 10,22 poin ke 551,11.
Tak tanggung-tanggung, tercatat 262 saham melemah di perdagangan hari ini, dan hanya 31 saham saja yang mengalami penguatan. Sedangkan 59 saham terpantau bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat sebanyak 1,891 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp2,789 triliun. Investor asing terus melakukan aksi jual yang menekan pergerakan indeks dengan angka net selling sebesar Rp137,281 miliar.
Semua sektor penopanh indeks saham bergerak melemah. Sektor pertambangan turun 53,77 poin, sektor perkebunan turun 17,59 poindan sektor keuangan turun 9,8 poin.
Kepanikan global terus berlanjut, terutama berkaitan dengan Eropa dan harga minyak yang terus merosot. Indeks Nikkei 225 turun 161,55 poin ke 8.508,32, indeks Hang Seng ambles hingga 587,33 poin ke 19.053,47 dan indeks Strait Times merosot 36,77 poin ke 2.979,06.
Senada dengan Asia, di awal perdagangan bursa Eropa pun tampak lesu. Indeks FTSE 100 turun 88,77 poin ke 5.563, indeks DAX melemah 95 poin ke 6.535,48 dan indeks CAC 40 ke 57,48 poin ke 3.136,52.
Berikut saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Eatertaiment International Tbk (SMMT) naik Rp170 ke Rp950, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) naik Rp100 ke Rp5.500 dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) naik Rp50 ke Rp6 ribu.
Sedangkan saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp700 ke Rp21.350, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp650 ke Rp21.100 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp550 ke Rp57.800.
Masalah Eropa dan minyak terus menggiring sentimen negatif global sehingga investor mengambil posisi profit taking sebelum terlambat.
IHSG, Senin (23/7/2012) ditutup ambles 71,41 poin ke 4.009,79. Disusul indeks LQ45 yang juga melemah 13,17 poin ke 682,43 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 10,22 poin ke 551,11.
Tak tanggung-tanggung, tercatat 262 saham melemah di perdagangan hari ini, dan hanya 31 saham saja yang mengalami penguatan. Sedangkan 59 saham terpantau bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat sebanyak 1,891 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp2,789 triliun. Investor asing terus melakukan aksi jual yang menekan pergerakan indeks dengan angka net selling sebesar Rp137,281 miliar.
Semua sektor penopanh indeks saham bergerak melemah. Sektor pertambangan turun 53,77 poin, sektor perkebunan turun 17,59 poindan sektor keuangan turun 9,8 poin.
Kepanikan global terus berlanjut, terutama berkaitan dengan Eropa dan harga minyak yang terus merosot. Indeks Nikkei 225 turun 161,55 poin ke 8.508,32, indeks Hang Seng ambles hingga 587,33 poin ke 19.053,47 dan indeks Strait Times merosot 36,77 poin ke 2.979,06.
Senada dengan Asia, di awal perdagangan bursa Eropa pun tampak lesu. Indeks FTSE 100 turun 88,77 poin ke 5.563, indeks DAX melemah 95 poin ke 6.535,48 dan indeks CAC 40 ke 57,48 poin ke 3.136,52.
Berikut saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Eatertaiment International Tbk (SMMT) naik Rp170 ke Rp950, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) naik Rp100 ke Rp5.500 dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) naik Rp50 ke Rp6 ribu.
Sedangkan saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp700 ke Rp21.350, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp650 ke Rp21.100 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp550 ke Rp57.800.
(and)
Lihat Juga :