Disidak, harga sembako di Samarinda stabil
Senin, 23 Juli 2012 - 17:20 WIB
Disidak, harga sembako di Samarinda stabil
A
A
A
Sindonews.com - Memasuki awal Ramadan tahun ini, harga sejumlah kebutuhan pokok di beberapa pasar di Samarinda cukup stabil. Ini mengingat harga yang relatif tidak naik dan juga tidak turun. Ada beberapa barang kebutuhan masyarakat yang naik, namun ada juga yang turun.
Cabe rawit misalnya, mengalami peningkatan harga dari biasanya. Namun bawang merah malah mengalami penurunan. "Cabe turun karena memang pasokannya berkurang," kata Andi, pedagang di Pasar Pagi, Samarinda, Senin (23/7/2012).
Harga lain seperti daging sapi tidak mengalami perubahan. Namun ayam potong naik dari Rp28 ribu menjadi Rp35 ribu. Hal ini disebabkan peningkatan permintaan ayam potong selama Ramadan.
Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak hari ini ke sejumlah pasar di Samarinda, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari kebutuhan warga soal bahan kebutuhan pokok. Selain harga yang tidak fluktautif, ketersediaan stok juga cukup terjaga.
"Kalau ada kenaikan itu terjadi sebelum Ramadan. Ternyata tadi pasokannya sampai lebaran saya yakin terjamin dengan baik. Soal kenaikan harga hanya ada satu dua barang seperti lombok tiung itu kenaikannya luar biasa dibanding barang yang lain," kata Awang usai sidak.
Ia menambahkan, pihaknya juga sudah siap dengan kemungkinan terjadinya lonjakan harga terutama sembilan bahan pokok. Badan Urusan Logistik juga sudah diminta untuk menyiapkan stoknya dan sewaktu-waktu akan dilakukan operasi pasar.
Cabe rawit misalnya, mengalami peningkatan harga dari biasanya. Namun bawang merah malah mengalami penurunan. "Cabe turun karena memang pasokannya berkurang," kata Andi, pedagang di Pasar Pagi, Samarinda, Senin (23/7/2012).
Harga lain seperti daging sapi tidak mengalami perubahan. Namun ayam potong naik dari Rp28 ribu menjadi Rp35 ribu. Hal ini disebabkan peningkatan permintaan ayam potong selama Ramadan.
Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak hari ini ke sejumlah pasar di Samarinda, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari kebutuhan warga soal bahan kebutuhan pokok. Selain harga yang tidak fluktautif, ketersediaan stok juga cukup terjaga.
"Kalau ada kenaikan itu terjadi sebelum Ramadan. Ternyata tadi pasokannya sampai lebaran saya yakin terjamin dengan baik. Soal kenaikan harga hanya ada satu dua barang seperti lombok tiung itu kenaikannya luar biasa dibanding barang yang lain," kata Awang usai sidak.
Ia menambahkan, pihaknya juga sudah siap dengan kemungkinan terjadinya lonjakan harga terutama sembilan bahan pokok. Badan Urusan Logistik juga sudah diminta untuk menyiapkan stoknya dan sewaktu-waktu akan dilakukan operasi pasar.
(gpr)
Lihat Juga :