Harga kedelai meroket, pabrik tahu tutup
Selasa, 24 Juli 2012 - 11:32 WIB
Harga kedelai meroket, pabrik tahu tutup
A
A
A
Sindonews.com - Ancaman mogok untuk menutup pabriknya sudah dilakukan para pengusaha tahu dan tempe di Bogor, Jawa Barat. Mulai hari ini semua pabrik tahu dan tempe di Bogor, Jawa Barat sudah tidak beroperasi. Aksi mogok para pengusaha tahu dan tempe tersebut dipicu kenaikan harga kedeleai yang mencapai 75 persen.
Ancaman mogok untuk menutup pabrik tahu karena kenaikan harga kedelai akhirnya dilakukan para pengusaha pabrik tahu dan tempe di Bogor, Jawa Barat, seperti yang dilakukan beberapa pengusaha di Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pemilik pabrik tahu mengaku terpaksa menutup pabriknya karena kenaikan harga kedelai dari Rp5.500 per kilo menjadi Rp8.200 per kilo yang dilakukan pemerintah. Terlihat dipabrik tahu ini tidak ada aktivitas. Para karyawan pabrik tahu hanya melakukan membersihkan keranjang tahu.
Komon Setiawan, salah seorang pengusaha tahu mengaku selama ini dirinya sudah menambah modal usahanya dengan menjual mobil dan kebunnya untuk menutupi utang. "Kita sudah tidak bisa berbuat apa apa, akhirnya tutup (pabrik)," ungkapnya.
Dengan tutupnya pabrik tahu para karyawannya terpaksa harus menganggur. Sedangkan diperkirakan mulai besok tidak ada lagi tahu dan tempe beredar di pasaran.
Ancaman mogok untuk menutup pabrik tahu karena kenaikan harga kedelai akhirnya dilakukan para pengusaha pabrik tahu dan tempe di Bogor, Jawa Barat, seperti yang dilakukan beberapa pengusaha di Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pemilik pabrik tahu mengaku terpaksa menutup pabriknya karena kenaikan harga kedelai dari Rp5.500 per kilo menjadi Rp8.200 per kilo yang dilakukan pemerintah. Terlihat dipabrik tahu ini tidak ada aktivitas. Para karyawan pabrik tahu hanya melakukan membersihkan keranjang tahu.
Komon Setiawan, salah seorang pengusaha tahu mengaku selama ini dirinya sudah menambah modal usahanya dengan menjual mobil dan kebunnya untuk menutupi utang. "Kita sudah tidak bisa berbuat apa apa, akhirnya tutup (pabrik)," ungkapnya.
Dengan tutupnya pabrik tahu para karyawannya terpaksa harus menganggur. Sedangkan diperkirakan mulai besok tidak ada lagi tahu dan tempe beredar di pasaran.
(and)
Lihat Juga :