Kiriman uang TKI diprediksi capai Rp1,3 T

Selasa, 24 Juli 2012 - 19:31 WIB
Kiriman uang TKI diprediksi...
Kiriman uang TKI diprediksi capai Rp1,3 T
A A A
Sindonews.com - Kiriman uang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Tanah Air melalui jasa Pos Indonesia saat Ramadan dan Lebaran diprediksi mencapai Rp1,3 triliun. Dari jumlah tersebut, sebagian besarnya masuk ke Jawa Barat.

Direktur Utama PT Pos Indonesia I Ketut Mardjana memperkirakan, kiriman uang TKI melalui perusahannya diprdiksi mencapai Rp1,3 triliun atau meningkat 30 persen dari kondisi normal, sebesar Rp1 triliun per bulan.

“Pada minggu pertama Ramadan, sudah terjadi kenaikan. Kami perkirakan, akan terus meningkat sampai minggu kedua dan ketiga,” jelas I Ketut Mardjana di Bandung.

Pada periode Ramadan dan Lebaran tahun lalu, kiriman uang TKI meningkat 25 persen. Tahun ini, kiriman uang diperkirakan akan lebih besar, sebanding dengan jumlah TKI di luar negeri.

Menurut dia, kiriman uang melalui Pos Indonesia terbesar berasal dari Malaysia. Sedangkan sisanya, dari Hongkong, Arab Saudi, dan Negara lainnya. “Kiriman dari Malaysia tetap paling besar. karena, jumlah TKI di negara itu cukup besar,” jelas dia.

Sementara daerah tujuan kiriman uang yaitu ke Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan lainnya. Dari prediksi kiriman uang senilai Rp1,3 triliun, sebagian besarnya masuk ke wilayah Jawa Barat. Terutama ke kantong-kantong TKI seperti Karawang, Subang, Indramayu, Sukabumi, dan lainnya.

Peningkatan kiriman uang dari luar negeri, lanjut dia, akan berkontribusi terhadap peningkatan volume kiriman uang PT Pos Indonesai saat Ramadan dan Lebaran. Jasa kiriman uang melalui BUMN ini, diperkirakan meningkat 50 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Jasa kiriman uang melalui Pos Indonesia masih diandalkan sebagian besar masyarakat kota, untuk mengirim ke pelosok Indonesia.

“Pengiriman dan pengambilan uang bisa dilakukan di daerah manapun, dengan kekuatan jaringan kita yang menjangkau sampai tingkat kecamatan di seluruh Indonesia. Kemudahan ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat saat mudik yang ingin membawa uang dalam jumlah banyak dan aman,” beber I Ketut Mardjana.

Selain peningkatan pada kiriman uang, jasa lainnya yang akan mendongkrak pendapatan Pos Indonesia yaitu kiriman barang. Pihaknya memprediksi akan terjadi lonjakan kiriman sebesar 40 persen.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pencapaian pendapatan perusahaan pada kwartal 1/2012 mencapai Rp1,7 triliun dari target pendapatan sampai akhir tahun sebesar Rp3,4 triliun.

Kontribusi terbesar berasal dari jasa kiriman surat dan barang, yaitu sebesar 54 persen. Sedangkan jasa keuangan berkontribusi 38-40 persen. Sisanya, berasal dari jasa lainnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pos IND: Lebih dari...
Pos IND: Lebih dari Sekadar Pengiriman, Ini tentang Menyampaikan Harapan
Film Kartu Pos Wini...
Film Kartu Pos Wini Merajut Kenangan Berkirim Surat di Kantor Pos
Pengiriman Paket Pos...
Pengiriman Paket Pos Meningkat Jelang Lebaran
Pos Indonesia Perkuat...
Pos Indonesia Perkuat Sinergi dengan Kementerian dan Lembaga
Tayang 6 April, Film...
Tayang 6 April, Film Kartu Pos Wini Jadi Upaya Pos Indonesia Rangkul Milenial dan Gugah Kesadaran pada Kanker
Pos Giro Cash PT Pos...
Pos Giro Cash PT Pos Indonesia Raih Prominent Awards
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
36 menit yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
1 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
3 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
6 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
7 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved