Di Bandung, tahu-tempe langka dan mahal

Rabu, 25 Juli 2012 - 12:53 WIB
Di Bandung, tahu-tempe...
Di Bandung, tahu-tempe langka dan mahal
A A A
Sindonews.com - Tahu dan tempe menjadi barang yang langka dan mahal, hal ini membuktikan ancaman mogok para penjual tahu dan tempe terkait tingginya harga kedelai sebagai bahan baku pembuatan dua makanan ini.

Pantauan di sejumlah pasar tradisional Bandung siang ini, Rabu (25/7/2012), hanya sedikit pedagang tahu-tempe yang berjualan. Itu pun karena menghabiskan stok dagangan.

"Tahu dan tempe langka karena pasokannya kurang dari pabriknya," kata Yusuf (50), salah seorang pedagang tahu/tempe di Pasar Cihaurgeulis, Jalan Suci, Bandung.

Dia menyebutkan, pasokan tahu dan tempe akan sulit didapat hingga tiga hari mendatang. Sedangkan pedagang yang hari ini jualan jumlahnya hanya sedikit.

Yusuf mengaku, jualan tahu dan tempe untuk untuk menghabiskan stok yang kemarin. "Besok saya libur jualan," katanya.

Menghadapi sulitnya pasokan tahu dan tempe, dirinya dan para pedagang eceran hanya bisa pasrah. Meskipun pada Ramadan ini permintaan tahu-tempe bisa naik hingga 30 persen.

Akibat mogoknya produsen tahu dan tempe, harga kedua komoditi ini juga naik dua kali lipat. "Meski mahal banyak yang beli juga karena masyarakat perlu. Masyarakat juga sudah tahu pabrik tahu-tempe mogok," terangnya.

Saat ini harga satu tahu ukuran besar Rp1.000, ukuran kecil Rp800. Harga satu buah tempe ukuran tipis Rp500, ukuran sedang Rp8.000 dan ukuran besar Rp10.000.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Kedelai Impor Tembus...
Kedelai Impor Tembus Rp1,2 Juta, Pedagang Tempe dan Tahu Dilema Naikkan Harga
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved