Data kemiskinan Tangerang tak pernah sinkron
Rabu, 25 Juli 2012 - 17:57 WIB
Data kemiskinan Tangerang tak pernah sinkron
A
A
A
Sindonews.com - Ketua panitia khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah(Raperda) Penanggulangan Kemiskinan pada DPRD Kota Tangerang, Saeroji menyatakan bahwa hingga saat ini tak ada data yang valid terkait dengan jumlah penduduk miskin yang ada di Kota Tangerang.
Hal tersebut dikatakan Saeroji terkait dengan data yang dimiliki setiap instansi yang terkait dipastikan jumlahnya berbeda-beda.
"Dinkes menyebutkan jumlah masyarakat miskin 30 ribu kepala keluarga sedangkan Dinsos menyatakan 52.000 kepala keluarga. Didalam SKPD saja jumlahnya sudah berbeda, apalagi dengan data BPS," kata Saeroji, Rabu (25/7/2012).
Tidak pernah sinkronnya data ini dikatakan Saeroji diakibatkan lemahnya koordinasi antar §atuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), padahal data ini sangatlah diperlukan untuk program penanggulangan kemiskinan di Kota Tangerang.
"Perlu ada validasi data yang tepat antar dinas, karena ini penting untuk program penanggulangan kemiskinan yang dibahas dalam Raperda ini," tegasnya.
Hal tersebut dikatakan Saeroji terkait dengan data yang dimiliki setiap instansi yang terkait dipastikan jumlahnya berbeda-beda.
"Dinkes menyebutkan jumlah masyarakat miskin 30 ribu kepala keluarga sedangkan Dinsos menyatakan 52.000 kepala keluarga. Didalam SKPD saja jumlahnya sudah berbeda, apalagi dengan data BPS," kata Saeroji, Rabu (25/7/2012).
Tidak pernah sinkronnya data ini dikatakan Saeroji diakibatkan lemahnya koordinasi antar §atuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), padahal data ini sangatlah diperlukan untuk program penanggulangan kemiskinan di Kota Tangerang.
"Perlu ada validasi data yang tepat antar dinas, karena ini penting untuk program penanggulangan kemiskinan yang dibahas dalam Raperda ini," tegasnya.
(and)
Lihat Juga :