Permintaan lahan industri naik 15%

Kamis, 26 Juli 2012 - 09:21 WIB
Permintaan lahan industri...
Permintaan lahan industri naik 15%
A A A
Sindonews.com – Permintaan lahan di kawasan industri selama semester I/2012 naik 15 persen dibandingkan periode yang sama 2011, yang mencapai 430–440 hektare (ha).

Ketua Kehormatan Himpunan Kawasan Industri (HKI) Hendra Lesmana mengatakan, peningkatan permintaan lahan itu terjadi sejak dua tahun terakhir. “Peningkatan itu sejalan dengan investasi maupun ekspansi dari para pelaku usaha. Terutama ekspansi perusahaan multinasional,” kata Hendra sesuai bertemu dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat di Jakarta,kemarin. HKI mencatat, permintaan lahan industri mencapai ratarata 1.000 ha per tahun.

Total lahan kawasan industri yang ada hingga Juni 2012 adalah sekitar 27.320 ha.Permintaan paling tinggi terjadi di Jawa, seperti Bekasi, Karawang dan Purwakarta, dengan persentase 60 persen terhadap total permintaan. Sekitar 30 persen permintaan lainnya adalah di wilayah Sumatera dan Sulawesi. Ketua HKI Sanny Iskandar mengatakan, pengembangan kawasan industri masih terkendala oleh ketersediaan lahan, infrastruktur, dan keamanan.

Dia mengaku, para pengembang kawasan industri mengeluhkan masalah pembebasan lahan. Sementara, Direktur Pengembangan Industri Wilayah Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, masalah utama sebenarnya bukan hanya lahan tapi juga keamanan dan logistik.

Kawasan industri, kata dia, sebetulnya sudah berkembang,namun letak pelabuhan masih terlalu jauh. “Industri itu membutuhkan bahan dan menghasilkan produk. Kawasan industri harus dekat dengan jalur laut dan kereta api, jangan sampai tidak berada dalam yang lokasi mudah dijangkau karena akan butuh biaya infrastruktur yang lebih mahal,”kata Putu.

Dia menambahkan,Kemenperin akan memfasilitasi pertemuan antara para pengembang kawasan dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menyelesaikan masalah lahan, seperti permintaan dan ketersediaan yang masih tidak seimbang.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PKK Sumsel Gandeng Dinas...
PKK Sumsel Gandeng Dinas Perindustrian Fasilitasi UP2K
Izin Operasional dan...
Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri Dipermudah Saat Pandemi Corona
Kemenperin Ciptakan...
Kemenperin Ciptakan Teknologi Pengolahan Limbah Cair
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Kementerian Perindustrian...
Kementerian Perindustrian Cari Perusahaan Pencetus Teknologi Terbaik di 2022
Rekomendasi 7 Sekolah...
Rekomendasi 7 Sekolah Kedinasan di Bawah Naungan Kementerian Perindustrian
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
8 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
9 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
11 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
13 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
14 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
15 jam yang lalu
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved