Palembang pilot project rumah tapak murah

Kamis, 26 Juli 2012 - 09:28 WIB
Palembang pilot project...
Palembang pilot project rumah tapak murah
A A A
Sindonews.com – Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menjadikan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sebagai proyek percontohan (pilot project) penyediaan rumah sejahtera tapak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bekerja di sektor informal, khususnya di wilayah kawasan kumuh.

“Selain Palembang, nanti kami akan mengembangkan program ini di kota besar lainnya yang padat dan banyak terdapat kawasan kumuh, seperti Jakarta, Medan, Surabaya dan Bandung. Sedangkan,di Palembang untuk menangani kawasan kumuh di sekitar Sungai Musi,” kata Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz seusai menghadiri penandatanganan nota kesepahaman antara Kemenpera dan Pemkot Palembang, di Jakarta, kemarin.

Meskipun pihaknya telah berencana untuk mengembangkan proyek ini di beberapa kota besar di Indonesia,hingga saat ini belum ada satu pun pemda yang mengajukan usulan tersebut kepada kementeriannya. Menurut dia,lingkup dari kerja sama ini meliputi penyediaan rumah tapak dan penyediaan pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk kredit pemilikan rumah umum.

Selain itu untuk memfasilitasi penyediaan tanah siap bangun untuk pembangunan rumah umum. Ditargetkan, pembangunan 2.500 rumah unit rumah dapat rampung pada akhir tahun ini. Dengan harga rumah berkisar antara Rp50–60 juta per unit,Kemenpera memberikan subsidi sebesar Rp10 juta.

Nantinya, 2.500 unit rumah MBR akan tersebar di tujuh kecamatan di Palembang, yaitu Kecamatan Seberang Ulu 1; Kecamatan Seberang Ulu 2; Kecamatan Kertapati; Kecamatan Gandus; Kecamatan Alang- Alang Lebar; Kecamatan Sematang Borang; dan Kecamatan Kalidoni.

Direktur Utama PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (PT SP2J) Bahder Johan mengungkapkan, pihaknya akan memberikan jaminan atas pembayaran angsuran KPR nasabah selama tiga bulan ke depan. Sebagai BUMD yang memberikan jaminan kepada Bank Sumsel-Babel dan melakukan penerbitan KPR, PT SP2J juga bertanggung jawab membeli atau melunasi rumah apabila terjadi kredit macet.

“Selain itu, kami juga berkewajiban mengumpulkan angsuran harian dari MBR dan menyetorkannya kepada bank pelaksana secara bulanan,”kata Bahder.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rumah Terjangkau Tanpa...
Rumah Terjangkau Tanpa Bunga di Perumahan Al Kautsar Gelar Serah Terima
Sinarmasland Luncurkan...
Sinarmasland Luncurkan Fase Ketiga Program Move In Quickly
Kuartal II 2020 Tren...
Kuartal II 2020 Tren Pencarian Rumah di Bogor Meningkat
Akomodir Kebutuhan Hunian,...
Akomodir Kebutuhan Hunian, Gemilang Cipta Realty Luncurkan Dua Produk Baru
Menjadi Developer Tangguh...
Menjadi Developer Tangguh Dibutuhkan Sinergi Apersi dan ESQ
3 Juta Rumah Era Prabowo...
3 Juta Rumah Era Prabowo Terbuka Buat 9 Naga, Hashim Ungkap Syaratnya
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
9 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
10 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
12 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
13 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
14 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
16 jam yang lalu
Infografis
Lauren Sanchez, Jurnalis...
Lauren Sanchez, Jurnalis dan Pilot yang Taklukkan Hati Jeff Bezos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved