Tempe langka, masyarakat kehilangan pangan berkualitas

Kamis, 26 Juli 2012 - 23:03 WIB
Tempe langka, masyarakat...
Tempe langka, masyarakat kehilangan pangan berkualitas
A A A
Sindonews.com - Naiknya harga pangan olahan kacang kedelai seperti tempe-tahu agaknya sedikit banyak akan berpengaruh pada kualitas hidup masyarakat khususnya kalangan menengah ke bawah karena terancam kehilangan salah satu sumber pangan sehat yang murah.

Hal ini dikarenakan masyarakat menengah ke bawah, umumnya memiliki pilihan yang terbatas dalam hal memperoleh sumber pangan berkualitas dengan harga yang terjangkau.

"Karena sebagian masyarakat umumnya menjadikan tempe sebagai makanan utama, disamping harganya yang dulu terjangkau dan juga banyak manfaat dalam tubuh," terang seorang Ahli Gizi RSUD Pasar Rebo, Okta Setia Asmaji kepada Sindonews, Kamis (26/7/2012).

Menurut Okta, tempe menjadi begitu bernilai karena sebagai sumber pangan yang harganya terjangkau, tempe ternyata memiliki nilai gizi yang sangat baik.

"Kandungan tempe yang paling tinggi yaitu serat dan protein, lalu berikutnya kalsium dan juga sumber vitamin B kompleks dan lain-lain seperti mineral mikro seperti fe, tembaga, dan zink. Keunggulan utama tempe lainnya adalah adanya satu zat yang dinamakan isoflavon," paparnya.

Selain itu, tempe juga dianggap sebagai bahan makanan berkualitas tinggi yang setara dengan lauk hewani seperti telur dan daging yang harganya cenderung lebih mahal. "Tempe satu-satunya lauk yang mengandung vitamin B-12, dimana kebanyakan sumber vitamin B-12 ada di lauk hewani," tegasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Kedelai Impor Tembus...
Kedelai Impor Tembus Rp1,2 Juta, Pedagang Tempe dan Tahu Dilema Naikkan Harga
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Berita Terkini
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
59 menit yang lalu
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
2 jam yang lalu
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
2 jam yang lalu
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
2 jam yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
3 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
3 jam yang lalu
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved