Pasokan BBM akan ditambah 2 kali lipat
Senin, 30 Juli 2012 - 08:32 WIB
Pasokan BBM akan ditambah 2 kali lipat
A
A
A
Sindonews.com - Himpunan swasta nasional minyak dan gas (Hiswana Migas) Kabupaten Indramayu meminta kepada pengusaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di jalur pantura Indramayu untuk menyiapkan penambahan delivery order (DO) pada masa arus mudik dan arus balik mendatang.
Pasalnya, dalam arus mudik Lebaran mendatang diprediksi terjadi lonjakan kebutuhan BBM. Artinya, akan ada peningkatan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dari pengelola SPBU di jalur pantura Indramayu.
Permintaan Bahan bakar minyak (BBM) baik jenis solar dan premium diperkirakan mengalami peningkatan antara 50-100 persen. Peningkatan pengisian BBM di Stasiun Bahan Bakar Minyak (BBM) di jalur pantura Indramayu akan mulai dirasakan sejak H-10 lebaran hingga H+15 lebaran.
Koordinator daerah Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kabupaten Indramayu, Sri Wahyuni Utami mengatakan, kenaikan kebutuhan BBM antara 50-100 persen di hampir seluruh SPBU di Jalur Pantura.
Pengiriman BBM dari tangki pertamina per hari sebanyak 16 ribu liter pada hari-hari normal.Namun saat arus mudik naik dua kali lipat menjadi 32 liter per hari. Lonjakan permintaan ini diprediksi akan terus berlangsung hingga H+15 mendatang.
"Hiswana meminta agar pengusaha SPBU untuk menambah stok yang memadai, agar pemudik tidak mengalami kesulitan untuk memperoleh BBM di jalur pantura,"katanya, kemarin.
Sri Wahyuni Utami juga meminta kepada pengusaha SPBU untuk tidak melayani pembeli lokal dengan membawa jeriken dan lebih mementingkan pemudik yang akan melakukan perjalanan jauh.
Menghadapi melonjaknya permintaan konsumen, pengelola SPBU mengaku tidak mengkhawatirkan adanya kelangkaan BBM. Pasalnya, ketersediaan pasokan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sepanjang jalur pantura Indramayu terbilang aman dalam beberapa tahun terakhir.
Setiap hari, terutama pada saat puncak arus mudik, mobil-mobil tangki Pertamina rutin memasok persediaan BBM di SPBU sebelum kehabisan. "Kami akan meminta tambahan, saat arus kendaraan di pantura mulai padat,"ungkap Sri Budi Harjo
Herman,pengusaha SPBU. Saat arus mudik nanti, pihaknya berupaya mengantipasi lonjakan pemudik dengan memberikan pelayanan ekstra, jaminan kualitas, kuantitas dan layanan terbaik bagi konsumen. Selain itu, seluruh petugas SPBU disiagakan untuk bekerja selama 24 jam penuh, setidaknya dalam kurun waktu H-7 sampai H+7 Idul Fitri. "Ada pengaturan shif kerja bagi para karyawan," terangnya.
Pihaknya juga akan melakukan pengaturan pembedaan jalur pelayanan antara motor dan mobil. Sehingga, antrean panjang pemudik tetap terlayani. Pertamina sendiri menyiapkan tambahan pasokan BBM saat arus mudik lebaran sesuai dengan permintaan pengusaha SPBU.
Pasalnya, dalam arus mudik Lebaran mendatang diprediksi terjadi lonjakan kebutuhan BBM. Artinya, akan ada peningkatan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dari pengelola SPBU di jalur pantura Indramayu.
Permintaan Bahan bakar minyak (BBM) baik jenis solar dan premium diperkirakan mengalami peningkatan antara 50-100 persen. Peningkatan pengisian BBM di Stasiun Bahan Bakar Minyak (BBM) di jalur pantura Indramayu akan mulai dirasakan sejak H-10 lebaran hingga H+15 lebaran.
Koordinator daerah Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kabupaten Indramayu, Sri Wahyuni Utami mengatakan, kenaikan kebutuhan BBM antara 50-100 persen di hampir seluruh SPBU di Jalur Pantura.
Pengiriman BBM dari tangki pertamina per hari sebanyak 16 ribu liter pada hari-hari normal.Namun saat arus mudik naik dua kali lipat menjadi 32 liter per hari. Lonjakan permintaan ini diprediksi akan terus berlangsung hingga H+15 mendatang.
"Hiswana meminta agar pengusaha SPBU untuk menambah stok yang memadai, agar pemudik tidak mengalami kesulitan untuk memperoleh BBM di jalur pantura,"katanya, kemarin.
Sri Wahyuni Utami juga meminta kepada pengusaha SPBU untuk tidak melayani pembeli lokal dengan membawa jeriken dan lebih mementingkan pemudik yang akan melakukan perjalanan jauh.
Menghadapi melonjaknya permintaan konsumen, pengelola SPBU mengaku tidak mengkhawatirkan adanya kelangkaan BBM. Pasalnya, ketersediaan pasokan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sepanjang jalur pantura Indramayu terbilang aman dalam beberapa tahun terakhir.
Setiap hari, terutama pada saat puncak arus mudik, mobil-mobil tangki Pertamina rutin memasok persediaan BBM di SPBU sebelum kehabisan. "Kami akan meminta tambahan, saat arus kendaraan di pantura mulai padat,"ungkap Sri Budi Harjo
Herman,pengusaha SPBU. Saat arus mudik nanti, pihaknya berupaya mengantipasi lonjakan pemudik dengan memberikan pelayanan ekstra, jaminan kualitas, kuantitas dan layanan terbaik bagi konsumen. Selain itu, seluruh petugas SPBU disiagakan untuk bekerja selama 24 jam penuh, setidaknya dalam kurun waktu H-7 sampai H+7 Idul Fitri. "Ada pengaturan shif kerja bagi para karyawan," terangnya.
Pihaknya juga akan melakukan pengaturan pembedaan jalur pelayanan antara motor dan mobil. Sehingga, antrean panjang pemudik tetap terlayani. Pertamina sendiri menyiapkan tambahan pasokan BBM saat arus mudik lebaran sesuai dengan permintaan pengusaha SPBU.
(and)
Lihat Juga :