Malaysia pasar ekspor alternatif Sumsel
Senin, 30 Juli 2012 - 09:19 WIB
Malaysia pasar ekspor alternatif Sumsel
A
A
A
Sindonews.com - Komoditi ekspor unggulan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) seperti karet, batubara, sawit, pulp, dan pupuk urea, banyak diekspor ke negara Malaysia. Sebelumnya, pasar utama ekspor Sumsel yakni Amerika Serikat, Jepang, dan China.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel Nasrun Umar mengatakan, telah terjadi pergeseran pasar utama ekspor Sumsel. Namun demikian, tetap mengalami perubahan secara signifikan.
“Pertumbuhan ekspor sumsel dalam kurun waktu 5 tahun ini terus mengalami perubahan yang cukup signifikan,” ujar Nasrun Umar.
Kendati hubungan kedua negara sering mengalami ketegangan, dia mengatakan, hal tersebut tidak mempengaruhi bidang perdagangan kedua negara, terutama dalam pengiriman komoditi ekspor Sumsel ke Malaysia.
“Untuk ekspor semakin lama posisi Malaysia menjadi semakin penting untuk menopang perdagangan khususnya ekspor sumsel,” katanya.
Adanya krisis Eropa yang berimbas ke berbagai negara, menurutnya menjadi salah satu pemicu beralihnya tujuan ekspor komoditi Sumsel. Dikarenakan, Amerika Serikat yang saat ini masih menjadi tolak ukur utama dalam perekonomian di dunia juga mengalami imbas dari krisis tersebut, inilah yang membuat para eksportir berusaha mencari pasar alternatif.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Luar Negeri (LN) Disperindag Sumsel Achmad Mirza menuturkan, berdasarkan data yang dimiliki oleh pihaknya, hingga Oktober tahun 2011, pasar utama ekspor Sumsel masih menempatkan Amerika Serikat sebagai negara dengan pasar ekspor terbesar untuk Provinsi Sumsel.
“Tapi, pada tahun ini (2012), berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel, pasar utama tujuan ekspor komoditi Sumsel sudah beralih ke ASEAN, salah satunya Malaysia,” terangnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel Nasrun Umar mengatakan, telah terjadi pergeseran pasar utama ekspor Sumsel. Namun demikian, tetap mengalami perubahan secara signifikan.
“Pertumbuhan ekspor sumsel dalam kurun waktu 5 tahun ini terus mengalami perubahan yang cukup signifikan,” ujar Nasrun Umar.
Kendati hubungan kedua negara sering mengalami ketegangan, dia mengatakan, hal tersebut tidak mempengaruhi bidang perdagangan kedua negara, terutama dalam pengiriman komoditi ekspor Sumsel ke Malaysia.
“Untuk ekspor semakin lama posisi Malaysia menjadi semakin penting untuk menopang perdagangan khususnya ekspor sumsel,” katanya.
Adanya krisis Eropa yang berimbas ke berbagai negara, menurutnya menjadi salah satu pemicu beralihnya tujuan ekspor komoditi Sumsel. Dikarenakan, Amerika Serikat yang saat ini masih menjadi tolak ukur utama dalam perekonomian di dunia juga mengalami imbas dari krisis tersebut, inilah yang membuat para eksportir berusaha mencari pasar alternatif.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Luar Negeri (LN) Disperindag Sumsel Achmad Mirza menuturkan, berdasarkan data yang dimiliki oleh pihaknya, hingga Oktober tahun 2011, pasar utama ekspor Sumsel masih menempatkan Amerika Serikat sebagai negara dengan pasar ekspor terbesar untuk Provinsi Sumsel.
“Tapi, pada tahun ini (2012), berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel, pasar utama tujuan ekspor komoditi Sumsel sudah beralih ke ASEAN, salah satunya Malaysia,” terangnya.
(gpr)
Lihat Juga :