Waskita tunjuk sekuritas pelat merah jadi underwriter
Rabu, 01 Agustus 2012 - 09:28 WIB
Waskita tunjuk sekuritas pelat merah jadi underwriter
A
A
A
Sindonews.com – PT Waskita Karya (Persero) akan menunjuk tiga penjamin pelaksana emisi (underwriter) perusahaan pelat merah untuk penawaran umum saham perdana (initial public offering/ IPO) perseroan.
Adapun, perseroan menargetkan melantai di bursa bisa dilaksanakan pada November tahun ini.“Kami sedang menunggu persetujuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN),” ujar Direktur Utama Waskita Karya M Choliq di Jakarta kemarin. Dia mengungkapkan, perseroan menargetkan gelar IPO pada November 2012 dengan target pelepasan saham sekitar 35 persen saham ke publik.
Melalui pelepasan saham ke publik ini perseroan menargetkan dana sebesar Rp900 miliar-Rp1 triliun. Dana tersebut akan digunakan perseroan untuk memperbaiki kinerja keuangan, terutama meningkatkan permodalan usaha perseroan. Namun, lanjutnya perseroan akan mengubah statusnya menjadi BUMN untuk dapat menggelar penawaran umum saham perdana.
Adapun,status Waskita Karya saat ini adalah anak usaha PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Choliq mengungkapkan, status tersebut diperoleh Waskita lantaran perseroan sempat membukukan kinerja minus dalam laporan keuangannya. Untuk menyehatkan keuangan Waskita,PPA melakukan restrukturisasi dengan menyuntikkan dana sebesar Rp475 miliar pada Juli 2010. Suntikan dana PPA ke Waskita Karya menyebabkan porsi saham pemerintah di Waskita terdilusi lantaran PPA menguasai sebesar 99 persen saham Waskita Karya.
Adapun, perseroan menargetkan melantai di bursa bisa dilaksanakan pada November tahun ini.“Kami sedang menunggu persetujuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN),” ujar Direktur Utama Waskita Karya M Choliq di Jakarta kemarin. Dia mengungkapkan, perseroan menargetkan gelar IPO pada November 2012 dengan target pelepasan saham sekitar 35 persen saham ke publik.
Melalui pelepasan saham ke publik ini perseroan menargetkan dana sebesar Rp900 miliar-Rp1 triliun. Dana tersebut akan digunakan perseroan untuk memperbaiki kinerja keuangan, terutama meningkatkan permodalan usaha perseroan. Namun, lanjutnya perseroan akan mengubah statusnya menjadi BUMN untuk dapat menggelar penawaran umum saham perdana.
Adapun,status Waskita Karya saat ini adalah anak usaha PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Choliq mengungkapkan, status tersebut diperoleh Waskita lantaran perseroan sempat membukukan kinerja minus dalam laporan keuangannya. Untuk menyehatkan keuangan Waskita,PPA melakukan restrukturisasi dengan menyuntikkan dana sebesar Rp475 miliar pada Juli 2010. Suntikan dana PPA ke Waskita Karya menyebabkan porsi saham pemerintah di Waskita terdilusi lantaran PPA menguasai sebesar 99 persen saham Waskita Karya.
(and)