Aspadin minta dispensasi penyaluran AMDK

Rabu, 01 Agustus 2012 - 11:25 WIB
Aspadin minta dispensasi...
Aspadin minta dispensasi penyaluran AMDK
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (Aspadin) meminta kelonggaran dispensasi untuk mengangkutan air mineral dalam kemasan (AMDK) dengan truk sumbu tiga hingga H-2 Lebaran.

Hal tersebut disampaikan Ketua Aspadin Hendro Baroeno kepada Kementerian Perhubungan, mengingat adanya ketentuan pemerintah bahwa sejak H-4 truk sumbu 3 tidak boleh melalui jalur mudik kecuali angkutan kebutuhan pokok untuk mengutamakan masyarakat yang akan pulang mudik.

"Kami berharap ada kelonggaran agar tetap diperbolehkan menyuplai AMDK karena kebutuhan yang juga meningkat di masa lebaran ini," ujar Hendro sebagaimana dikutip dari situs resmi Kementerian Perhubungan, Rabu (1/8/2012).

Hendro menambahkan, pihaknya hanya meminta kelonggaran dispensasi di beberapa jalur saja, tidak untuk semua jalur mudik seperti di Sukabumi, Bogor, Cianjur, untuk Jabodetabek Serang. Jawa Tengah untuk jalur Klaten, Wonosobo, dan Semarang, dan jalur Jawa Timur diantaranya Pandaan, Surabaya, dan Madiun.

Tak hanya itu saja, pengurangan suplai AMDK menurut Hendro kerap dikeluhkan masyarakat karena selain kesulitan mendapatkannya, harga belinya juga menjadi lebih tinggi dari harga pasaran dan diharapkan AMDK bisa setara sama dengan kebutuhan pokok.

Sementara itu, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengemukakan, di musim mudik Lebaran, apabila ada truk besar yang berada di jalur mudik maka dampaknya akan luar biasa. Berdasarkan data, 25-30 juta orang dari 12 kota utama akan melaksanakan mudik Lebaran dan 20 juta diantaranya berputar di Jawa dan moda transportasi darat yang banyak menjadi pilihan.

Namun begitu, air memang penting sebagai bagian dari kebutuhan minum masyarakat. "Namun H-4 memang sudah mulai padat, apalagi terjadi pola mudik satu keluarga yang tidak bersamaan waktu semakin besar dari tahun ke tahun. Biasanya istri dan anak-anak pulang ke kampung halaman duluan nanti suami pulang belakangan," ujar Bambang.

Lebih lanjut Bambang juga mengemukakan, idealnya hal ini sudah dibicarakan paling tidak tiga bulan sebelumnya sehingga dapat dicarikan solusi untuk kepentingan bersama dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat yang akan mudik Lebaran.

"Dispensasi ke depannya justru kemungkinan akan dikurangi dari yang sudah ada seperti terhadap truk ekspor-impor yang masih mendapatkannya," imbuh Bambang.

Aspadin sendiri memperkirakan kebutuhan AMDK Jabotabekser sepanjang 2012 mencapai 20,5juta/hari atau 39 persen angka konsumsi AMDK nasional. "AMDK tidak bisa di buffer stock seperti halnya beras atau kebutuhan lainnya," tegas Hendro.

Pengamat Kebijakan Transportasi Agus Pambagio mengemukakan bahwa terkait klasifikasi bahan pokok, maka perlu dilakukan perubahan kebijakan dengan makin langkanya air bersih di sejumlah wilayah dan makin jeleknya kualitas air tanah menjadi persoalan di bidang air minum sehingga perlu diubah.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dewas Amdatara Sebut...
Dewas Amdatara Sebut AMDK Terjamin dan Aman Dikonsumsi
Presiden Diminta Lindungi...
Presiden Diminta Lindungi Industri AMDK dari Persaingan Tidak Sehat
Mengenal Kemasan Pangan...
Mengenal Kemasan Pangan yang Aman, Begini Penjelasannya
Pabrik AMDK Lokal Terdampak...
Pabrik AMDK Lokal Terdampak Surat Edaran Larangan Gubernur Bali
Mengintip Praktik Bisnis...
Mengintip Praktik Bisnis Berkelanjutan di Perusahaan Pionir Air Minum Kemasan
Pakar Bantah Hubungan...
Pakar Bantah Hubungan Autisme dengan Konsumsi Air Galon
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
11 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
25 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
26 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
39 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
52 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved