Kunjungan Wisman di Jabar capai 15.533 orang
Rabu, 01 Agustus 2012 - 18:38 WIB
Kunjungan Wisman di Jabar capai 15.533 orang
A
A
A
Sindonews.com - Kunjungan wisatawan asing (wisman) ke Jawa Barat melalui Bandara Husein Sastranegara Bandung dan Pelabuhan Muarajati pada Juni 2012 mencapai 15.533 orang. Jumlah tersebut naik sekitar 22,39 persen dari bulan sebelumnya.
Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar Anggoro Dwitjahyono mengatakan, tingkat kunjungan wisman ke Jabar (direct) pada Juni 2012 sebanyak 15.533 orang meningkat cukup signifikan dibanding Mei 2012 sebanyak 12.829 orang.
Diakui dia, peningkatan tersebut disebabkan dibukanya penerbangan langsung dari Bandung ke bandara internasional lainnya.
“Dari catatan BPS selama empat tahun terakhir, jumlah kunjungan wisman pada Juni lalu paling tinggi. Jumlahnya terus naik dari kunjungan wisman pada bulan sebelumnya,” kata Anggoro Dwitjahyono di Kantor BPS, Jalan PH Mustopa, Kota Bandung, Rabu (1/8/2012).
Menurut dia, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara terbesar masuk melalui Bandara Husein Sastranegara, dengan jumlah wisman mencapai 15.417 orang. Sebagian besar wisatawan mancanegara berkebangsaan Malaysia dan Singapura. Wisatawan Malaysia yang datang ke Bandung pada Juni 2012 mencapai 10.852 wisatawan, disusul Singapura 2.106 orang.
“Wisman asal Malaysia dan Singapura yang masuk ke Bandung lewat Bandara Husein terus meningkat setiap bulannya. Kenaikan pada Juni kemarin, karena bertepatan libur sekolah di Negara mereka,” jelas dia. Selain kedua Negara tersebut, kunjungan wisman lainnya berasal dari Thailand, Korea Selatan, India termasuk juga dari Arab Saudi.
Lebih lanjut Anggoro menjelaskan, walaupun jumlah wisman yang datang ke Bandung meningkat, namun beberapa Negara mengalami penurunan. BPS mencatat, wisman dari Eropa dan Amerika Serikat justru mengalami penurunan, seperti dari Inggris dan prancis. Wisman asal Amerika Serikat turun dari 82 orang pada Mei menjadi 81. Australia turun dari 69 orang pada Mei menjadi 59 orang pada Juni.
Wisman yang masuk melalui Pelabuhan Muarajati Cirebon juga mengalami penurunan. Yaitu dari 232 wisman pada Mei 2012 menjadi 116 wisman pada Juni 2012. Atau turun sekitar 50 persen dari bulan sebelumnya.
Menurut dia, wisman yang masuk melalui pelabuhan ini didominasi awak kapal pengangkut barang dari berbagai Negara. Mereka singgah untuk sementara waktu.
Tingginya wisatawan yang masuk Bandung, sebanding dengan tingginya tingkat hunian hotel di Bandung. Pada Juni lalu, okupansi hotel naik 4,50 poin dari bulan sebelumnya. Yaitu tingkat hunian pada Juni mencapai 47,80 persen dan pada Mei 43,30 persen.
“Rata-rata menginap di hotel yaitu 2,24 hari, lebih lama dibandingkan menginal wisatawan domestik yang rata-rata 1,98 hari,” imbuh dia.
Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar Anggoro Dwitjahyono mengatakan, tingkat kunjungan wisman ke Jabar (direct) pada Juni 2012 sebanyak 15.533 orang meningkat cukup signifikan dibanding Mei 2012 sebanyak 12.829 orang.
Diakui dia, peningkatan tersebut disebabkan dibukanya penerbangan langsung dari Bandung ke bandara internasional lainnya.
“Dari catatan BPS selama empat tahun terakhir, jumlah kunjungan wisman pada Juni lalu paling tinggi. Jumlahnya terus naik dari kunjungan wisman pada bulan sebelumnya,” kata Anggoro Dwitjahyono di Kantor BPS, Jalan PH Mustopa, Kota Bandung, Rabu (1/8/2012).
Menurut dia, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara terbesar masuk melalui Bandara Husein Sastranegara, dengan jumlah wisman mencapai 15.417 orang. Sebagian besar wisatawan mancanegara berkebangsaan Malaysia dan Singapura. Wisatawan Malaysia yang datang ke Bandung pada Juni 2012 mencapai 10.852 wisatawan, disusul Singapura 2.106 orang.
“Wisman asal Malaysia dan Singapura yang masuk ke Bandung lewat Bandara Husein terus meningkat setiap bulannya. Kenaikan pada Juni kemarin, karena bertepatan libur sekolah di Negara mereka,” jelas dia. Selain kedua Negara tersebut, kunjungan wisman lainnya berasal dari Thailand, Korea Selatan, India termasuk juga dari Arab Saudi.
Lebih lanjut Anggoro menjelaskan, walaupun jumlah wisman yang datang ke Bandung meningkat, namun beberapa Negara mengalami penurunan. BPS mencatat, wisman dari Eropa dan Amerika Serikat justru mengalami penurunan, seperti dari Inggris dan prancis. Wisman asal Amerika Serikat turun dari 82 orang pada Mei menjadi 81. Australia turun dari 69 orang pada Mei menjadi 59 orang pada Juni.
Wisman yang masuk melalui Pelabuhan Muarajati Cirebon juga mengalami penurunan. Yaitu dari 232 wisman pada Mei 2012 menjadi 116 wisman pada Juni 2012. Atau turun sekitar 50 persen dari bulan sebelumnya.
Menurut dia, wisman yang masuk melalui pelabuhan ini didominasi awak kapal pengangkut barang dari berbagai Negara. Mereka singgah untuk sementara waktu.
Tingginya wisatawan yang masuk Bandung, sebanding dengan tingginya tingkat hunian hotel di Bandung. Pada Juni lalu, okupansi hotel naik 4,50 poin dari bulan sebelumnya. Yaitu tingkat hunian pada Juni mencapai 47,80 persen dan pada Mei 43,30 persen.
“Rata-rata menginap di hotel yaitu 2,24 hari, lebih lama dibandingkan menginal wisatawan domestik yang rata-rata 1,98 hari,” imbuh dia.
(gpr)
Lihat Juga :