Semester I, pendapatan EXCL Rp10,3 T
Kamis, 02 Agustus 2012 - 09:30 WIB
Semester I, pendapatan EXCL Rp10,3 T
A
A
A
Sindonews.com – PT XL Axiata Tbk (EXCL) pada paruh pertama tahun ini berhasil membukukan pendapatan Rp10,3 triliun, atau tumbuh 13 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp9,14 triliun.
Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi mengatakan, naiknya pendapatan perseroan sepanjang enam bulan pertama tahun ini didorong meningkatnya layanan data, pesan pendek (SMS) dan percakapan, sehingga memberi imbas pada pendapatan layanan tersebut. “Di samping itu juga didorong dengan bertambahnya jumlah pelanggan XL,” kata dia di Jakarta, kemarin.
Dia mengungkapkan, naiknya pendapatan perseroan tidak diimbangi dengan laba bersih yang mengalami penurunan sekitar empat persen menjadi Rp1,46 triliun dibanding semester I/2011 sebesar Rp1,52 triliun. Turunnya laba bersih perseroan sebagai akibat kerugian valas sebesar Rp193 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu Rp38 miliar. Sementara, terkait pertumbuhan pendapatan layanan data, Hasnul menjelaskan, meningkat signifikan sebesar 68 persen menjadi Rp1,58 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp940 miliar.
Adapun, pengguna layanan data meningkat sebesar 32 persen dibanding tahun lalu dan mencapai 58 persen dari jumlah pelanggan perseroan saat ini sebanyak 45,9 juta. Kontribusi pendapatan layanan data pada semester I tahun ini sebesar 19 persen dari total pendapatan pengguna layanan dibanding tahun sebelumnya hanya 13 persen.
Sedangkan,pendapatan dari layanan pesan singkat tumbuh 20 persen menjadi Rp2,31 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp1,93 triliun dan pendapatan percakapan naik tujuh persen menjadi Rp4,13 triliun dari semester 2011 senilai Rp3,88 triliun. Melihat pertumbuhan positif pada layanan data, Hasnul menuturkan, perseroan akan tetap fokus untuk memperluas cakupan maupun kapasitas jaringan, meningkatkan pengalaman lebih baik dan menyediakan rangkaian penawaran yang menarik bagi pelanggan.
Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, XL meluncurkan paket gabungan yang terdiri dari beberapa jenis layanan berbeda,yakni data,percakapan dan pesan singkat.Sedangkan, guna membangun kesadaran dan minat masyarakat terhadap layanan data, XL membuka live experience center pertama di Tanah Air, XL Xplor.
Analis PT Infovesta Utama Praska Putrantyo berpendapat, sektor telekomunikasi pada 2012 kurang prospektif. Pasalnya, pasar telekomunikasi Indonesia saat ini sudah semakin jenuh lantaran ketatnya persaingan produk maupun layanan dalam industri tersebut.Untuk meningkatkan kinerjanya ke depan, saran dia, operator telekomunikasi harus melakukan ekspansi usaha, misalnya pengembangan layanan data.
Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi mengatakan, naiknya pendapatan perseroan sepanjang enam bulan pertama tahun ini didorong meningkatnya layanan data, pesan pendek (SMS) dan percakapan, sehingga memberi imbas pada pendapatan layanan tersebut. “Di samping itu juga didorong dengan bertambahnya jumlah pelanggan XL,” kata dia di Jakarta, kemarin.
Dia mengungkapkan, naiknya pendapatan perseroan tidak diimbangi dengan laba bersih yang mengalami penurunan sekitar empat persen menjadi Rp1,46 triliun dibanding semester I/2011 sebesar Rp1,52 triliun. Turunnya laba bersih perseroan sebagai akibat kerugian valas sebesar Rp193 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu Rp38 miliar. Sementara, terkait pertumbuhan pendapatan layanan data, Hasnul menjelaskan, meningkat signifikan sebesar 68 persen menjadi Rp1,58 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp940 miliar.
Adapun, pengguna layanan data meningkat sebesar 32 persen dibanding tahun lalu dan mencapai 58 persen dari jumlah pelanggan perseroan saat ini sebanyak 45,9 juta. Kontribusi pendapatan layanan data pada semester I tahun ini sebesar 19 persen dari total pendapatan pengguna layanan dibanding tahun sebelumnya hanya 13 persen.
Sedangkan,pendapatan dari layanan pesan singkat tumbuh 20 persen menjadi Rp2,31 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp1,93 triliun dan pendapatan percakapan naik tujuh persen menjadi Rp4,13 triliun dari semester 2011 senilai Rp3,88 triliun. Melihat pertumbuhan positif pada layanan data, Hasnul menuturkan, perseroan akan tetap fokus untuk memperluas cakupan maupun kapasitas jaringan, meningkatkan pengalaman lebih baik dan menyediakan rangkaian penawaran yang menarik bagi pelanggan.
Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, XL meluncurkan paket gabungan yang terdiri dari beberapa jenis layanan berbeda,yakni data,percakapan dan pesan singkat.Sedangkan, guna membangun kesadaran dan minat masyarakat terhadap layanan data, XL membuka live experience center pertama di Tanah Air, XL Xplor.
Analis PT Infovesta Utama Praska Putrantyo berpendapat, sektor telekomunikasi pada 2012 kurang prospektif. Pasalnya, pasar telekomunikasi Indonesia saat ini sudah semakin jenuh lantaran ketatnya persaingan produk maupun layanan dalam industri tersebut.Untuk meningkatkan kinerjanya ke depan, saran dia, operator telekomunikasi harus melakukan ekspansi usaha, misalnya pengembangan layanan data.
(and)
Lihat Juga :