Ground breaking Bandara Soetta diresmikan Presiden SBY
Kamis, 02 Agustus 2012 - 11:08 WIB
Ground breaking Bandara Soetta diresmikan Presiden SBY
A
A
A
Sindonews.com - PT Angkasa Pura II secara resmi akan memulai pembangunan program pengembangan Bandara Soekarno Hatta menjadi kawasan "Aerotropolis".
Proses ground breaking sebagai tanda dimulainya pekerjaan fisik proyek tersebut rencananya akan dihadiri Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden, Boediono dan sejumlah menteri Kabinet bersatu II, hari ini, Kamis (2/8/2012).
Perluasan bandara taraf internasional ini merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas Bandara Soekarno Hatta menjadi 62 juta pergerakan pertahun yang pada awalnya hanya mampu menampung 22 juta pergererakan pertahun.
"Prosesi ground breaking menjadi momentum yang sangat penting bagi PT AP II, karena rencana pengembangan terhadap Bandara Soekarno Hatta menjadi bandara internasional berkelas dunia akan terlaksana disini," kata Direktur PT AP II, Tri S Sunoko.
Hingga saat ini, penjagaan dilokasi ground breaking sangat ketat, tampak sudah hadir Mentri BÚMÑ, Dahlan Iskan dilokasi acara. Sementara presiden RI dan wakil presiden belum tampak dilokasi.
Sebelumnya, berkaitan dengan grand design Bandara Soekarno Hatta, Tri S Sunoko mengatakan, bahwa ada lima agenda besar yang akan menjadi fokus Angkasa Pura II dalam melakukan tahapan pengembangan.
Tri mengatakan bahwa fokus pertama adalah optimalisasi runway untuk peningkatan kapasitas pergerakan pesawat pada landasan pacu 1 dan 2. Fokus kedua adalah melakukan pengembangan terminal 3 serta merevitalisasi terminal 1 dan 2 untuk menambah kapasitas pergerakan penumpang.
Fokus ketiga melakukan pengembangan terminal kargo baru (cargo village), keempat melakukan pengembangan fasilitas penunjang (aksesibilitas dan fasilitas lain seperti area bisnis dan komersial. Dan yang kelima adalah membangun integrated building, yaitu bangunan penghubung antara T1 dan T2 yang multifungsi dan berkonsep one stop service.
Proses ground breaking sebagai tanda dimulainya pekerjaan fisik proyek tersebut rencananya akan dihadiri Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden, Boediono dan sejumlah menteri Kabinet bersatu II, hari ini, Kamis (2/8/2012).
Perluasan bandara taraf internasional ini merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas Bandara Soekarno Hatta menjadi 62 juta pergerakan pertahun yang pada awalnya hanya mampu menampung 22 juta pergererakan pertahun.
"Prosesi ground breaking menjadi momentum yang sangat penting bagi PT AP II, karena rencana pengembangan terhadap Bandara Soekarno Hatta menjadi bandara internasional berkelas dunia akan terlaksana disini," kata Direktur PT AP II, Tri S Sunoko.
Hingga saat ini, penjagaan dilokasi ground breaking sangat ketat, tampak sudah hadir Mentri BÚMÑ, Dahlan Iskan dilokasi acara. Sementara presiden RI dan wakil presiden belum tampak dilokasi.
Sebelumnya, berkaitan dengan grand design Bandara Soekarno Hatta, Tri S Sunoko mengatakan, bahwa ada lima agenda besar yang akan menjadi fokus Angkasa Pura II dalam melakukan tahapan pengembangan.
Tri mengatakan bahwa fokus pertama adalah optimalisasi runway untuk peningkatan kapasitas pergerakan pesawat pada landasan pacu 1 dan 2. Fokus kedua adalah melakukan pengembangan terminal 3 serta merevitalisasi terminal 1 dan 2 untuk menambah kapasitas pergerakan penumpang.
Fokus ketiga melakukan pengembangan terminal kargo baru (cargo village), keempat melakukan pengembangan fasilitas penunjang (aksesibilitas dan fasilitas lain seperti area bisnis dan komersial. Dan yang kelima adalah membangun integrated building, yaitu bangunan penghubung antara T1 dan T2 yang multifungsi dan berkonsep one stop service.
(and)
Lihat Juga :