Petrolium fund untuk daya tarik investor besar
Kamis, 02 Agustus 2012 - 21:47 WIB
Petrolium fund untuk daya tarik investor besar
A
A
A
Sindonews.com - Dana Migas atau yang lebih dikenal dengan petrolium fund, rupanya dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi investor untuk mengelola lapangan Minyak dan gas (Migas) di Indonesia.
Deputi Pengendalian Operasi BP Migas Gde Pradnyana mengutarakan, selama ini investor besar di bidang migas kurang bergairah untuk mengelola Wilayah kerja (Wk) tambang, dikarenakan minimnya data lapangan migas yang dimiliki pemerintah.
"Petroleum fund, selama ini kegiatan pemberian wilayah kerja blok yang ditawarkan masih sedikit peminatnya karena datanya memang tidak lengkap," jelas Gde kepada wartawan di kantornya, Kamis (2/8/2012).
Pemerintah sendiri, lanjut Gde, masih kesulitan dalam menyediakan data yang akurat. Pasalnya, ketersediaan dana yang dimiliki dalam usaha eksplorasi masih sangat terbatas, sehingga investor ragu karena data yang dimiliki masih terlalu minim dan membuat wilayah kerja migas tidak laku.
Selain untuk mecari data, petroleum fund juga bisa digunakan untuk melakukan survei. "Yang dimaksud data survei di sini survei secara seismik saja, meliputi survei geologi, menetukan potensi migas di sana, medan magnet, tidak sampai pengeboran," ungkap Gde.
Sementara itu, untuk pengelolaan dana itu sendiri, kata Gede, nantinya petrolium fund akan dikelola oleh pemerintah dan bersumber dari pendapatan negara khusus migas.
Deputi Pengendalian Operasi BP Migas Gde Pradnyana mengutarakan, selama ini investor besar di bidang migas kurang bergairah untuk mengelola Wilayah kerja (Wk) tambang, dikarenakan minimnya data lapangan migas yang dimiliki pemerintah.
"Petroleum fund, selama ini kegiatan pemberian wilayah kerja blok yang ditawarkan masih sedikit peminatnya karena datanya memang tidak lengkap," jelas Gde kepada wartawan di kantornya, Kamis (2/8/2012).
Pemerintah sendiri, lanjut Gde, masih kesulitan dalam menyediakan data yang akurat. Pasalnya, ketersediaan dana yang dimiliki dalam usaha eksplorasi masih sangat terbatas, sehingga investor ragu karena data yang dimiliki masih terlalu minim dan membuat wilayah kerja migas tidak laku.
Selain untuk mecari data, petroleum fund juga bisa digunakan untuk melakukan survei. "Yang dimaksud data survei di sini survei secara seismik saja, meliputi survei geologi, menetukan potensi migas di sana, medan magnet, tidak sampai pengeboran," ungkap Gde.
Sementara itu, untuk pengelolaan dana itu sendiri, kata Gede, nantinya petrolium fund akan dikelola oleh pemerintah dan bersumber dari pendapatan negara khusus migas.
(gpr)
Lihat Juga :