Pakai mobil listrik cuma Rp50 ribu/bulan
Minggu, 05 Agustus 2012 - 13:00 WIB
Pakai mobil listrik cuma Rp50 ribu/bulan
A
A
A
Sindonews.com-Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan memastikan hematnya penggunaan Kendaraan listrik jika dibandingkan dengan kendaraan yang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Bahkan menurutnya, jika dihitung setiap bulan, pengguna kendaraan tersebut hanya akan mengeluarkan puluhan ribu rupiah.
"Agak mahal itu ukurannya apa? kalau BBM hanya 15 persen. Apakah anda mengatakan BBM tidak mahal, mahal mana BBM sama listrik jauh BBM
Kalau menggunakan mobil listrik, kalau pengguna mobil habis Rp300 ribu dalam satu bulan untuk beli BBM maka untuk listrik paling Rp50 ribu," ungkap Dahlan di kantor PLN Gambir, Jakarta, Minggu (5/8/2012).
Selain itu, Dahlan menjelaskan untuk pembangunan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) sebagai infrastruktur pendukung mobil listrik menurutnya lebih mudah dan murah dibandingkan dengan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
"Membangun SPBU BBM itu membutuhkan biaya paling tidak sekitar Rp3 miliar, waktunya paling tidak dua tahun, membangun ini (SPLU) paling tidak seminggu bisa selesai," paparnya.
Sebelumnya, pemerintah telah menegaskan keseriusannya menggarap mobil listrik sebagai mobil nasional, dan 2014 sudah bisa diproduksi 10.000 unit. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, pemerintah berencana membangun Pusat Pengembangan Teknologi dan Industri Otomotif (PPTIO). Pemerintah juga segera mengeluarkan peraturan pemerintah (PP) yang ditargetkan terbit sebelum 30 Agustus 2012.
Untuk insentifnya, Kemenkeu akan menyiapkan dua insentif yakni berupa pengenaan bea masuk nol persen bagi barang modal dan komponen mobil listrik serta tidak ada pengenaan pajak penjualan atas barang mewah (PPn BM) untuk komponen. (mai)
Bahkan menurutnya, jika dihitung setiap bulan, pengguna kendaraan tersebut hanya akan mengeluarkan puluhan ribu rupiah.
"Agak mahal itu ukurannya apa? kalau BBM hanya 15 persen. Apakah anda mengatakan BBM tidak mahal, mahal mana BBM sama listrik jauh BBM
Kalau menggunakan mobil listrik, kalau pengguna mobil habis Rp300 ribu dalam satu bulan untuk beli BBM maka untuk listrik paling Rp50 ribu," ungkap Dahlan di kantor PLN Gambir, Jakarta, Minggu (5/8/2012).
Selain itu, Dahlan menjelaskan untuk pembangunan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) sebagai infrastruktur pendukung mobil listrik menurutnya lebih mudah dan murah dibandingkan dengan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
"Membangun SPBU BBM itu membutuhkan biaya paling tidak sekitar Rp3 miliar, waktunya paling tidak dua tahun, membangun ini (SPLU) paling tidak seminggu bisa selesai," paparnya.
Sebelumnya, pemerintah telah menegaskan keseriusannya menggarap mobil listrik sebagai mobil nasional, dan 2014 sudah bisa diproduksi 10.000 unit. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, pemerintah berencana membangun Pusat Pengembangan Teknologi dan Industri Otomotif (PPTIO). Pemerintah juga segera mengeluarkan peraturan pemerintah (PP) yang ditargetkan terbit sebelum 30 Agustus 2012.
Untuk insentifnya, Kemenkeu akan menyiapkan dua insentif yakni berupa pengenaan bea masuk nol persen bagi barang modal dan komponen mobil listrik serta tidak ada pengenaan pajak penjualan atas barang mewah (PPn BM) untuk komponen. (mai)
(and)
Lihat Juga :