Akuisisi 2 pabrik, SMGR siapkan USD300 juta
Selasa, 07 Agustus 2012 - 15:23 WIB
Akuisisi 2 pabrik, SMGR siapkan USD300 juta
A
A
A
Sindonews.com - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) melebarkan sayap ke luar negeri. Rencananya Semen Gresik bakal mengakuisisi dua pabrik di Myanmar dan Thailand. Untuk merealisasikan hal tersebut, BUMN produksi semen itu menyiapkan dana segar sebesar USD300 juta.
“Untuk yang di Myanmar, sifatnya joint venture. Artinya, Semen Gresik akan bekerjasama dengan pabrik semen setempat. Saat ini, pabrik tersebut berkapasitas 1 juta ton. Sedangkan yang di Thailand, akan bangun pabrik baru,” ujar Direktur Utama PT Semen Gresik Tbk (SMGR) Dwi Soetjipto, usai acara pemberian Tanda Ikatan Batin (TIB) di Wisma A Yani, Selasa (7/8/2012).
Menurut dia, untuk di Myanmar hanya butuh dana USD100 juta atau setara Rp1,5 triliun. Sedangkan sisanya, untuk kepentingan membangun pabrik baru di Thailand. Langkah tersebut untuk memperkuat posisi SMGR di pasar ASEAN setelah kini menjadi leader di tingkat nasional,
“Saat ini pemain semen dalam negeri sudah cukup banyak. Terbaru, munculnya semen merek Merah Putih. Hal ini, mau tidak mau membuat SG harus lebih memantapkan pasar dalam negeri maupun regional,” katanya .
Kalau untuk dalam negeri, SG juga akan membangun dua pabrik baru yaitu di Jawa Tengah dan Sumatera dengan kapasitas produksi masing-masing 3 juta ton/tahun. Sehingga diestimasikan, dalam tahun 2015 mendatang produksi SG Grup secara total bisa tembus angka 33 juta ton.
“Untuk memperkuat jaringan distribusi, SMGR juga telah mengoperasikan 8 buah pelabuhan dan tujuh buah packing plant di seluruh Indonesia,” katanya lagi.
Dalam kesempatan itu, sebanyak 401 karyawan PT Semen Gresik (Persero) Tbk mendapat penghargaan berupa Tanda Ikatan Batin (TIB). Penghargaan yang diberikan di Wisma A Yani, Jalan Veteran itu diberikan sesuai dengan masa kerja para karyawan BUMN tersebut.
Mereka yang mendapat TIB yaitu karyawan yang sudah mengabdi pada perusahaan selama waktu tertentu. Diantaranya; selama 35 tahun sebanyak 2 karyawan, 34 orang sudah mengabdikan 30 tahun. Kemudian, selama 25 tahun sebanyak 13 karyawan, 20 tahun sebanyak 83 karyawan dan mengabdi 15 tahun sebanyak 269 orang.
Bentuk penghargaan yang diberikan terhadap karyawan berupa emas 22 karat. Beratnya emas disesuaikan dengan masa kerja yang sudah diabdikan ke BUMN produksi semen tersebut. Adapun total penghargaan yang disediakan mencapai Rp2,1 miliar.
Pemberian TIB merupakan bentuk penghargaan kepada karyawan. Karena mereka telah mengabdi dan berkarya kepada perusahaan sehingga perusahaan dapat maju. Bahkan, memperoleh banyak penghargaan hingga tingkat internasional.
“Dengan TIB kami harapkan karyawan dapat terus menunjukkan loyalitas terhadap perusahaan. Sehingga, perusahaan mampu meningkatkan kinerjanya menjadi perusahaan persemenan terkemuka di Asia Tenggara,” ujarnya dalam memberikan sambutan.
Sedangkan Sekretaris Perusahaan Semen Gresik, Agung Winarto menambahkan, bila penghargaan yang diberikan itu dalam rangka HUT Semen Gresik ke-55. Selain memberikan penghargaan kepada karyawan, juga menggelar kegiatan untuk masyarakat. Khususnya melalui program tanggung jawab sosial.
“Untuk yang di Myanmar, sifatnya joint venture. Artinya, Semen Gresik akan bekerjasama dengan pabrik semen setempat. Saat ini, pabrik tersebut berkapasitas 1 juta ton. Sedangkan yang di Thailand, akan bangun pabrik baru,” ujar Direktur Utama PT Semen Gresik Tbk (SMGR) Dwi Soetjipto, usai acara pemberian Tanda Ikatan Batin (TIB) di Wisma A Yani, Selasa (7/8/2012).
Menurut dia, untuk di Myanmar hanya butuh dana USD100 juta atau setara Rp1,5 triliun. Sedangkan sisanya, untuk kepentingan membangun pabrik baru di Thailand. Langkah tersebut untuk memperkuat posisi SMGR di pasar ASEAN setelah kini menjadi leader di tingkat nasional,
“Saat ini pemain semen dalam negeri sudah cukup banyak. Terbaru, munculnya semen merek Merah Putih. Hal ini, mau tidak mau membuat SG harus lebih memantapkan pasar dalam negeri maupun regional,” katanya .
Kalau untuk dalam negeri, SG juga akan membangun dua pabrik baru yaitu di Jawa Tengah dan Sumatera dengan kapasitas produksi masing-masing 3 juta ton/tahun. Sehingga diestimasikan, dalam tahun 2015 mendatang produksi SG Grup secara total bisa tembus angka 33 juta ton.
“Untuk memperkuat jaringan distribusi, SMGR juga telah mengoperasikan 8 buah pelabuhan dan tujuh buah packing plant di seluruh Indonesia,” katanya lagi.
Dalam kesempatan itu, sebanyak 401 karyawan PT Semen Gresik (Persero) Tbk mendapat penghargaan berupa Tanda Ikatan Batin (TIB). Penghargaan yang diberikan di Wisma A Yani, Jalan Veteran itu diberikan sesuai dengan masa kerja para karyawan BUMN tersebut.
Mereka yang mendapat TIB yaitu karyawan yang sudah mengabdi pada perusahaan selama waktu tertentu. Diantaranya; selama 35 tahun sebanyak 2 karyawan, 34 orang sudah mengabdikan 30 tahun. Kemudian, selama 25 tahun sebanyak 13 karyawan, 20 tahun sebanyak 83 karyawan dan mengabdi 15 tahun sebanyak 269 orang.
Bentuk penghargaan yang diberikan terhadap karyawan berupa emas 22 karat. Beratnya emas disesuaikan dengan masa kerja yang sudah diabdikan ke BUMN produksi semen tersebut. Adapun total penghargaan yang disediakan mencapai Rp2,1 miliar.
Pemberian TIB merupakan bentuk penghargaan kepada karyawan. Karena mereka telah mengabdi dan berkarya kepada perusahaan sehingga perusahaan dapat maju. Bahkan, memperoleh banyak penghargaan hingga tingkat internasional.
“Dengan TIB kami harapkan karyawan dapat terus menunjukkan loyalitas terhadap perusahaan. Sehingga, perusahaan mampu meningkatkan kinerjanya menjadi perusahaan persemenan terkemuka di Asia Tenggara,” ujarnya dalam memberikan sambutan.
Sedangkan Sekretaris Perusahaan Semen Gresik, Agung Winarto menambahkan, bila penghargaan yang diberikan itu dalam rangka HUT Semen Gresik ke-55. Selain memberikan penghargaan kepada karyawan, juga menggelar kegiatan untuk masyarakat. Khususnya melalui program tanggung jawab sosial.
(and)
Lihat Juga :