Pemerintah akan beri insentif petani kedelai

Selasa, 07 Agustus 2012 - 16:59 WIB
Pemerintah akan beri...
Pemerintah akan beri insentif petani kedelai
A A A
Sindonews.com - Pemerintah berencana memberi insentif bagi petani kedelai. Langkah tersebut untuk meningkatkan produksi kedelai dalam negeri.

Menteri Perdagangan (Mendag) RI Gita Wiryawan mengatakan, pemerintah akan memberi insentif bagi peteni kedelai. Insentif diberikan untuk merangsang petani serius menanam komoditi kedelai. "Petani kedelai akan diberi insentif," kata Gita Wirjawan di Bandung, Selasa (7/8/2012).

Menurut dia, selama ini budidaya tanam kedelai hanya dijadikan sampingan bagi petani. Hal itu dikarenakan, harga jual komoditi tersebut dinilai kurang menjanjikan. Petani lebih memilih menanam komoditi lainnya seperti jagung, padi, atau kacang hijau. "Menanam Kedelai masih dianggap selingan, belum jadi tanaman pokok," timpal dia.

Diakui dia, potensi serapan komoditas kedelai masih sangat besar. Kapasitas produksi kedelai nasional baru mencapai 800.000 ton per tahun. Padahal, kebutuhan kedelai nasional mencapai 2,6 juta ton per tahun.

Selain memberi insentif, Mendag juga mendukung penetapan harga pokok penjualan (HPP) kedelai. Rencana tersebut diyakini akan meningkatkan produksi kedelai dalam negeri sehingga bisa mengurangi ketergantungan impor kedelai. "Saya mendukung konsep HPP Kedelai agar kesejahteraan petani juga bisa terjami," ujar Mendag.

Namun demikian, pihaknya tidak bisa menetapkan HPP secara terburu-buru. Pemerintah mesti melakukan sharing terlebih dahulu dengan petani di Jawa dan luar Jawa.

Dalam waktu dekat, Mendag akan meninjau pertanian kedelai di Jember dan Sumsel. Dua kawasan tersebut disebut-sebut mampu memproduksi hingga 2,5 ton per hektar. Produktifitas ini sangat tinggi dibandingkan produksi rata-rata petani 0,9 ton per hektar.

Dia mengakui, harga kedelai di dalam negeri masih terpengaruh harga jual kedelai impor. Kenaikan harga kedelai saat ini, tak lepas dari instabilitas harga kedelai di negara pengimpor.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Kedelai Impor Tembus...
Kedelai Impor Tembus Rp1,2 Juta, Pedagang Tempe dan Tahu Dilema Naikkan Harga
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
18 menit yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
1 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
3 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
4 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
5 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
7 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved