Pemerintah segera minta izin ke DPR soal Newmont

Rabu, 08 Agustus 2012 - 09:19 WIB
Pemerintah segera minta...
Pemerintah segera minta izin ke DPR soal Newmont
A A A
Sindonews.com - Pemerintah berencana membawa rencana pembelian saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara ke DPR untuk memperoleh izin. Langkah tersebut diharapkan bisa menyelesaikan persoalan,sekaligus memuluskan langkah pemerintah membeli tujuh persen saham.

Langkah ini juga sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengharuskan pemerintah untuk mendapatkan izin dari DPR terlebih dahulu sebelum membeli saham Newmont.“Pemerintah menghormati keputusan MK dan kita akan membawakan permohonan untuk membahas rencana investasi Newmont ke DPR,” ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo, di kantornya, Jakarta, kemarin. Agus menambahkan, permohonan tersebut akan dibawa ke DPR begitu DPR mengakhiri masa reses pada akhir Agustus mendatang.

Mantan Dirut Bank Mandiri ini mengatakan, pihaknya tidak mengkhawatirkan sikap Newmont terhadap rencana pembelian tujuh persen saham divestasi tersebut karena bagi perusahaan tambang itu divestasi merupakan sebuah kewajiban yang melekat dalam perjanjian kontrak karya. Dalam peraturan kontrak karya, imbuh dia, disebutkan bahwa pemerintah diberi kesempatan pertama dalam penawaran saham divestasi tersebut. Pemerintah sebelumnya telah memperpanjang jangka waktu pemenuhan syarat efektif perjanjian jual beli (sales purcahe agreement/SPA) pembelian tujuh persen saham divestasi Newmont hingga 25 Oktober.

Sebagai catatan, SPA pembelian saham yang disepakati Kementerian Keuangan melalui PIP dengan Nusa Tenggara Partnership BV sebelumnya berakhir Senin 6 Agustus 2012 lalu. Perpanjangan atau amandemen SPA tersebut tercatat sebagai yang ketiga kalinya. “Amendemen ketiga ini dilakukan mengingat sampai saat ini syarat-syarat efektif yang disepakati dalam Amendemen Perjanjian Jual Beli yang ditandatangani pada 3 November 2011 belum terpenuhi,” ungkap Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam pernyataan tertulisnya. Melalui perpanjangan tersebut maka diharapkan ada waktu tambahan bagi kedua belah pihak untuk memenuhi kewajiban masing-masing.

Sebagai informasi, SPA saham divestasi tujuh persen disepakati pada Mei 2010. Di lain pihak, pemerintah daerah pun menyatakan masih tetap berkeinginan untuk membeli sisa saham divestasi Newmont. Bupati Sumbawa Barat Zulkifli Muhadly mengungkapkan, Pemkab Sumbawa Barat dalam waktu dekat akan berkonsolidasi dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Pemkab Sumbawa, dan PT Multi Daerah Bersaing (MDB) untuk merealisasi keinginan tersebut.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Vale Selesaikan Transaksi...
PT Vale Selesaikan Transaksi Divestasi
Menakar Pentingnya Divestasi...
Menakar Pentingnya Divestasi Saham Vale Indonesia
Gelontorkan Rp5,52 triliun,...
Gelontorkan Rp5,52 triliun, MIND ID Kempit 20% Saham Vale
Divestasi Rampung, Pemerintah...
Divestasi Rampung, Pemerintah Jamin Perpanjangan Kontrak Vale
Ogah Ngutang Lagi, PTPP...
Ogah Ngutang Lagi, PTPP Gunakan Dana Jual Saham untuk Lanjutkan Proyek
TBS Energi Tuntaskan...
TBS Energi Tuntaskan Divestasi PLTU Batu Bara di Minahasa Utara
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
7 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
7 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
8 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
9 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
9 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved