Bus AKAP eksekutif bebas naikkan harga tiket

Rabu, 08 Agustus 2012 - 14:33 WIB
Bus AKAP eksekutif bebas...
Bus AKAP eksekutif bebas naikkan harga tiket
A A A
Sindonews.com – Perusahaan otobus (PO) antar kota antar provinsi (AKAP) kelas eksekutif dan big top (super eksekutif) pada arus balik dan mudik Lebaran 1433 Hijriah (H) bebas menaikkan harga tiket. Ini terjadi lantaran tidak ada ketentuan dari pemerintah terkait kenaikkan harga tiket bus AKAP kelas eksekutif dan super eksekutif.

Sehingga masing-masing perusahaan bisa menaikkan harga tiket sesuai dengan keinginannya sendiri. Akibatnya kenaikkan harga tiket bus masing-masing PO tidak sama. Bahkan ada yang menaikkan harga tiket mencapai 100 persen dari harga normal. Pada hari biasa, harga tiket bus AKAP kelas eksekutif jurusan Salatiga–Jakarta seharga Rp175 ribu. Namun mulai H-7 hingga H+10 harga naik menjadi Rp300 ribu.

Kepala UPTD Terminal Tingkir Salatiga Muzamil menyatakan, sejauh ini memang tidak ada ketentuan tarif batas atas bus AKAP kelas eksekutif dan super eksekutif. PO bus AKAP kelas eksekutif dan super eksekutif diberi kewenangan untuk menentukan harga tiket sendiri.

"Sejauh ini pemerintah hanya menentukan tarif batas atas untuk bus kelas ekonomi. Sedang tarif bus kelas eksekutif dan super eksekutif disesuaikan dengan pelayanan yang diberikan oleh masing-masing perusahan. Kalau pelayanannya baik dan busnya bagus harga tiketnya tentunya akan lebih mahal," jelasnya, Rabu (8/8/2012).

Menurut Muzamil, bus kelas eksekutif dan super eksekutif memiliki pangsa pasar tersendiri. Penumpangnya rata-rata dari kalangan menengah ke atas. Sehingga kenaikkan harga tiket bus eksekutif dan super eksekutif yang mencapai 100 persen dari harga normal tidak dipermasalahkan oleh penumpang.

"Jika ada yang keberatan dengan tinggi harga tiket bus eksekutif, tentunya mereka tidak akan naik bus tersebut. Sebab masih ada bus yang lebih murah," ujarnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, tiket bus arus balik jurusan Jakarta, Bogor, Depok,Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) di Terminal Tingkir untuk keberangkatan H+3 hingga H+5 sudah habis terjual. Sedangkan tiket balik H+1 dan H+2 masih tersedia meskipun tidak banyak dan diperkirakan segera habis.

Sementara itu, dari pantauan SINDO di Terminal Tingkir Salatiga, harga tiket bus AKAP semua kelas hingga kemarin belum naik. Harga tiket bus AKAP jurusan Jakarta untuk kelas ekonomi saat ini Rp70 ribu. Sedangkan harga tiket kelas eksekutif senilai Rp175 ribu. Tiket bus kelas super eksekutif harganya Rp200 ribu.

Menurut salah seorang penjual tiket bus di Terminal Tingkir, Agus, 34, kenaikkan harga tiket akan diberlakukan mulai H-7 Lebaran. "Tapi hingga sekarang saya belum tahu besaran nominal kenaikkannya. Yang jelas, masing-masing PO bus AKAP kelas eksekutif harganya berbeda. Saya dan penjual tiket bus lainnya hanya mengikuti harga dari perusahaan," ujarnya.

Disinggung mengenai kemungkinan kenaikkan harga tiket akan menembus 100 persen dari harga normal, Agus menjawab bahwa kenaikan harga tiket bus hingga 100 persen sudah lazim terjadi pada setiap musim lebaran. "Seperti tahun lalu, kenaikan harga tiket juga mencapai dua kali lipat dari haga normal. Bahkan kalau pembelian tiket melalui calo kenaikkannya bisa lebih dari 100 persen," ucapnya. (angga rosa)
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Lebaran Festive,...
Gelar Lebaran Festive, Gading Festival Ajak Masyarakat Bahagia di Hari Raya
Quality Time Lebaran...
Quality Time Lebaran di Tengah Pembatasan Sosial Akibat Covid-19
Belanja Kebutuhan Lebaran...
Belanja Kebutuhan Lebaran Tetap Tinggi, Capai 63,8%
Lebaran di Tengah Pandemi,...
Lebaran di Tengah Pandemi, Apakah Dianjurkan Berjabat Tangan?
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Sambut Ramadhan dan...
Sambut Ramadhan dan Lebaran dengan Berbagai Kejutan
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
2 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
3 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
3 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved