BCA: Wajar pertumbuhan laba perbankan RI melesat
Rabu, 08 Agustus 2012 - 21:00 WIB
BCA: Wajar pertumbuhan laba perbankan RI melesat
A
A
A
Sindonews.com - Hingga Juni 2012 Bank Indonesia mencatat pertumbuhan laba perbankan Indonesia mencapai Rp45,732 triliun atau naik 18 persen dibandingkan perolehan laba pada periode yang sama di 2011 yang hanya sebesar Rp37,096 triliun.
Merespon fenomena tersebut, Direktur Utama BCA, Jahja Setiadmadja angkat bicara. Dirinya berpendapat, tingginya pertumbuhan profit perbankan adalah hal yang wajar.
"Saya pikir perbankan memang harus mengejar profit yang tinggi, karena ini untuk memperkuat struktur capital, yang diturunkan itu deviden payout-nya," kata Jahja saat ditemui di Signatur Restaurant, Jakarta, Rabu (8/8/2012).
Tingginya profit perbankan tersebut, lanjut Jahja, masih sejalan dengan tingginya pertumbuhan ekonomi, dimana BPS mencatat pada kuartal II pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6,4 persen. "Ekonomi Indonesia tumbuhnya tinggi, itu harus didukung oleh perbankan," pungkasnya.
Jahja menegaskan, dengan tingginya profit perbankan, harusnya di 2015 Indonesia mampu menjadi tuan rumah di negera sendiri. "Saya mau memperkuat ke dalam, jadi harusnya di tahun 2015 kita mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri," jelasnya.
Merespon fenomena tersebut, Direktur Utama BCA, Jahja Setiadmadja angkat bicara. Dirinya berpendapat, tingginya pertumbuhan profit perbankan adalah hal yang wajar.
"Saya pikir perbankan memang harus mengejar profit yang tinggi, karena ini untuk memperkuat struktur capital, yang diturunkan itu deviden payout-nya," kata Jahja saat ditemui di Signatur Restaurant, Jakarta, Rabu (8/8/2012).
Tingginya profit perbankan tersebut, lanjut Jahja, masih sejalan dengan tingginya pertumbuhan ekonomi, dimana BPS mencatat pada kuartal II pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6,4 persen. "Ekonomi Indonesia tumbuhnya tinggi, itu harus didukung oleh perbankan," pungkasnya.
Jahja menegaskan, dengan tingginya profit perbankan, harusnya di 2015 Indonesia mampu menjadi tuan rumah di negera sendiri. "Saya mau memperkuat ke dalam, jadi harusnya di tahun 2015 kita mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri," jelasnya.
(gpr)
Lihat Juga :