Taiwan-China sinergi investasi

Jum'at, 10 Agustus 2012 - 10:17 WIB
Taiwan-China sinergi...
Taiwan-China sinergi investasi
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Taiwan dan China menyatakan menandatangani perjanjian investasi dengan harapan bisa meningkatkan kerja sama ekonomi kedua negara.

Kesepakatan tersebut juga bertujuan menyediakan perlindungan hukum bagi perusahaan Taiwan yang beroperasi di China. Pemimpin negosiator sekaligus Presiden Association for Relations Across Straits (ARATS) China Chen Yunlin dan Chairman Straits Exchange Foundation (SEF) Taiwan Chiang Pin-kung juga dijadwalkan menandatangani perjanjian kerja sama untuk mempercepat waktu yang dibutuhkan guna menghapus bea cukai bagi beberapa produk.

Kesepakatan tersebut termasuk untuk proyek-proyek investasi sehingga dapat meningkatkan perdagangan bilateral. “Perjanjian tersebut akan mempromosikan investasi bilateral serta menawarkan perlindungan kepada perusahaan dan pengusaha Taiwan,” ujar Chiang dalam pernyataan resmi seperti dikutip AFP kemarin.

Dia menambahkan, pakta baru tersebut mengikuti Kerangka Perjanjian Kerja Sama Ekonomi (Economic Cooperation Framework Agreement/ ECFA) 2010 yang di dalamnya meliputi pengurangan tarif dan memberikan dorongan besar di sektor perdagangan.

Tetapi sejumlah kalangan menilai kesepakatan itu masih menimbulkan keraguan terutama para pengusaha Taiwan. Pasalnya, perjanjian investasi itu dikhawatirkan justru akan memperkuat upaya pengambilalihan China atas negara yang terletak di Asia Timur tersebut.
Kantor berita Xinhua melaporkan, selain menandatangani perjanjian investasi, kedua negara juga menyepakati mekanisme penyelesaian sengketa dengan menawarkan pilihan penyelesaian, termasuk negosiasi antara pihak yang bersengketa, otoritas lokal penyelesaian sengketa melalui Komisi Kerja Sama Ekonomi (ECC) dan pengadilan setempat.

Sementara, pembagian ECC telah dipercayakankepadakeduabelah pihak untuk mempermudah penyelesaian sengketa. Namun,pakta tersebut baru sebatas menyangkut kebijakan masa depan di mana kedua belah pihak berjanji secara bertahap menghapus kebijakan yang tidak sesuai dengan perjanjian. Sejak Rabu 8 Agustus 2012 lalu para pengunjuk rasa Taiwan memprotes serta menentang pakta investasi dan mengklaim ke-merdekaan Taiwan dari daratan China.

Hampir 700 pengunjuk rasa, termasuk beberapa ratus anggota gerakan spiritual Falungong, yakni komunitas yang dilarang di China, berkumpul di jalan-jalan di Taipei. Sekadar diketahui,Taiwan dan China memisahkan diri pada 1949 silam pascaberakhirnya perang saudara.

Kedua wilayah itu tetap berdiri sendirisendiri selama puluhan tahun bahkan ketika bisnis di Taiwan mulai masuk ke Negeri Panda. Tetapi, sejak era MaYingjeou, Presiden Taiwan pada 2008 lalu, hubungan kedua negara mulai mencair. Hal itu salah satunya ditunjukkan dengan adanya 18 kesepakatan antara kedua belah pihak untuk meningkatkan sektor perdagangan dan perpindahan masyarakat sipil.

Saat ini China merupakan mitra perdagangan terbesar Taiwan. Lebih dari 80 ribu perusahaan Taiwan beroperasi di China daratan dengan nilai investasi lebih dari USD100 miliar per tahun. Sementara, analis memperkirakan pertemuan tersebut bisa menjadi kesempatan yang terakhir karena Chen dikabarkan akan pensiun sebagai pemimpin negosiator.

“Saat ini Chen terlalu tua untuk tetap menjabat posisi tersebut dan dia telah cukup banyak menyelesaikan misinya,” papar seorang mantan pejabat Taiwan.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
21 menit yang lalu
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
23 menit yang lalu
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
31 menit yang lalu
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
1 jam yang lalu
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
1 jam yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved