Kapal gratis untuk nelayan dihambat Pemda

Minggu, 12 Agustus 2012 - 12:23 WIB
Kapal gratis untuk nelayan...
Kapal gratis untuk nelayan dihambat Pemda
A A A
Sindonews.com – Kabar gembira datang untuk para nelayan pasalnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menyiapkan sekitar 1.000 kapal tangkap ikan skala nasional berukuran 30 Gross Tonnage (GT) untuk dibagikan secara gratis. Namun dengan dalih banyaknya kendala KKP baru merealisasikan bantuan sekitar kurang lebih 150 unit kapal.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Tangkap KKP Marwoto Heriyanto mengatakan, hambatan utama justru terletak pada pemerintah daerah (Pemda) yang kurang bersinergi dengan pemerintah pusat. Sehingga kesulitan untuk menentukan calon penerima kapal. “Pemerintah daerah harus bersinergi untuk secepatnya menyusun draft kelompok penerima setahun sebelum menerima kapal 30 GT tersebut kemudian pada tahun berikutnya batu diberikan, disertai dengan pelatihan,”kata dia, saat ditemui di Resto Baruna, Jakarta, Sabtu 11 Agustus 2012 malam.

Dia menegaskan, bantuan kapal kepada nelayan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah. Kementerian Kelautan hanya menyediakan kapal dengan penentuan desain standar. Disamping itu KKP juga duah memfasilitasi kerjasama antar nelayan dan perusahaan pengelolaan ikan sehingga bisa saling bersinergi.

Marwoto juga mengatakan, masih terdapat hambatan lain yang dihadapi oleh pemerintah pusat. Adapun hambatan itu terkait soal kesiapan pengoperasian kapal karena kapal 30 GT mempunyai teknologi canggih. “Sehinga pelatihan dibutuhkan untuk mengoperasikan kapal, ” kata dia. Dia juga menjelaskan, kapal ukuran 30 GT ini, dilengkapi perlengkapan dengan teknologi tinggi seperti kompas, pendeteksi keberadaan ikan, dan sebagainya.

Disamping itu operasional kapal 30GT membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu banyak daerah menolak menggunakan kapal ini. “Ada wilayah yang hanya cocok menggunakan kapal kecil misalnya di Halmahera dan Papua sehingga tidak cocok dengan kapal besar seperti 30GT,” ungkapnya.

Pemerintah, tambahnya, juga telah mengevaluasi program bantuan kapal 30 GT ini. Evaluasi daerah difokuskan pada cocok tidak-nya suatu wilayah. “Karena tidak semua cocok dengan kapal tersebut sehingga harus disesuaikan,” terangnya.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Berikan Stimulus...
KKP Berikan Stimulus Bagi Pembudidya Ikan
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
3 menit yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
44 menit yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
1 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
1 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
2 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
2 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved