Januari-Agustus, potensi minyak RI hilang 42.000 bph

Selasa, 14 Agustus 2012 - 19:21 WIB
Januari-Agustus, potensi...
Januari-Agustus, potensi minyak RI hilang 42.000 bph
A A A
Sindonews.com - Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) menuturkan potensi kehilangan produksi minyak pada periode 1 Januari hingga Agustus 2012 cukup banyak. Pada laporannya, angka tersebut mencapai 42.000 barel per hari (bph).

Deputi Pengendalian Operasi BP Migas, Gde Pradnyana mengatakan, porsi terbesar kehilangan produksi dikarenakan kejadian tak terencana (unplanned shutdown) yakni sebesar 10 persen. "Lalu, tujuh persen karena 'planned shutdown', enam persen akibat lahan, dan sisanya faktor-faktor lainnya," ujar Gde di Jakarta, Selasa (14/8/2012).

Hingga akhir 2012, Gde mengatakan bahwa pihaknya menargetkan porsi "unplanned shutdown" bisa di bawah 10 persen. "Secara total, saya berharap bisa di bawah 40 ribu barel per hari," tambahnya.

Jumlah potensi kehilangan dari "unplanned shutdown" pada 2012 itu lebih sedikit dibandingkan 2010-2011 yang hampir 15 persen atau sekitar 50 ribu bph.

Lanjut Gde, pihaknya akan berupaya menekan semaksimal mungkin "unplanned shutdown" khususnya produksi minyak PT Chevron Pacific Indonesia (CPI).

Chevron, merupakan produsen minyak terbesar dengan produksi sekitar 350.000 bph. Kalau produksi Chevron terganggu, maka produksinya bisa turun hingga 10-15 ribu bph. "Besoknya memang pulih, tapi tidak bisa langsung balik ke tingkat semula," tambahnya.

Dirinya menegaskan, sering kali kejadian "unplanned shutdown" di lapangan Chevron khususnya Duri akibat listrik padam. "Kalau 'steam generator' di Duri mati, maka minyak berat yang sebelumnya sudah panas bisa kembali menggumpal dan membangkitkannya lagi harus disuntikkan lagi uap dan ini tidak mudah," katanya.

Oleh karena itu, menurut dia, pihaknya akan berusaha keras menjaga ketersediaan listriknya melalui sistem pendukung (backup) di Lapangan Duri, sehingga listrik cepat pulih dan "steam generator" segera hidup lagi. BP Migas juga akan memonitor secara ketat peralatan-peralatan yang sering kali bermasalah seperti pompa, turbin, dan genset.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dekati Target APBN,...
Dekati Target APBN, Lifting Minyak Semester I/2020 Capai 94,5%
Lifting Minyak RI Kuartal...
Lifting Minyak RI Kuartal I 2024 Tembus 567 Ribu BOPD
Kuartal I/2020, Lifting...
Kuartal I/2020, Lifting Migas Capai 90,4%
Tak Capai Target, Lifting...
Tak Capai Target, Lifting Minyak Kuartal I-2023 hanya 612 Ribu Barel per Hari
Lifting Minyak Semester...
Lifting Minyak Semester I-2025 Capai 578 Ribu BPH, Masih di Bawah Target APBN
Tak Capai Target, Lifting...
Tak Capai Target, Lifting Migas Anjlok di Semester I 2023
Berita Terkini
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
38 menit yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
52 menit yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
1 jam yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
1 jam yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
1 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved