KUT butuh solusi kebijakan politik

Rabu, 15 Agustus 2012 - 15:43 WIB
KUT butuh solusi kebijakan...
KUT butuh solusi kebijakan politik
A A A
Sindonews.com - Menteri Koperasi dan UKM, Syarif Hasan mengakui rumitnya persoalan Kredit Usaha Tani (KUT) apalagi untuk dilakukannya pemutihan. Maka dari itu, menurutnya dibutuhkan kebijakan politik sebagai solusinya.

"Untuk melakukan pemutihan KUT, harus dengan by name by address, dimana semua pihak memberikan penjelasan dari BPK, BI, dan Kejagung memang untuk menemukan by name by address itu dimana KUT itu sulit ngga mungkin dilakukan itu," ujar Syarif, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (15/8/2012).

Selama ini, lanjut Syarif, kesulitan by name by address itu dikarenakan lebih banyak penyalurannya yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, sehingga diperlukan kebijakan politik. Pemerintah akan memformulasikan kembali metode yang sesuai dengan persoalan ini.

"Sebenarnya kebijakan politik sudah diendorse oleh DPR pada tahun 2004, tetapi itu pun masih belum begitu kuat, sehingga pemerintah akan memformulasikan kembali dalam rapat Menkop, Menkeu dan Mentan supaya ini betul-betul transparan, dan kita minta kalau dibawa ke DPR kan kebijakan politik," paparnya.

Syarif mengatakan, menyetujukan untuk diselesaikan supaya petani-petani yang menunggak, KUT-nya bisa kita fasilitasi lagi dalam hal bantuan kredit.

"Kita akan menformulasikan ke DPR permasalaahannya, dimana data-data disalurkan ke LSM dan koperasi-koperasi tetapi selanjutnya tidak tahu kemana," pungkasnya.

Hampir lebih dari 5 ribu koperasi dan LSM yang tidak jelas menyalurkan KUT tersebut. Pemerintah sangat konsen supaya petani-petani itu bisa mengambil kredit, dimana kemungkinan sebagai penerima KUT itu kemungkinan tidak menerima KUT yg sebenarnya.

"Dari sisi perbankan tergantung pemerintahan, dimana perbankan siap menerima kebijakan pemerintah," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi Penyaluran...
Realisasi Penyaluran Kredit Usaha Rakyat
Lanjut hingga Akhir...
Lanjut hingga Akhir Tahun, Subsidi Bunga KUR Sudah Disalurkan ke 7,90 Juta Debitur
Pengembangan Korporasi...
Pengembangan Korporasi Usaha Tani Menguntungkan Petani
Ada Perubahan Skema...
Ada Perubahan Skema KUR Tahun 2020, Mau Tahu Apa Saja?
Tanggulangi Dampak Covid-19,...
Tanggulangi Dampak Covid-19, KUR Pertanian Direlaksasi
Realisasi Asuransi Usaha...
Realisasi Asuransi Usaha Tani Padi Sudah 41,69% dari Target
Berita Terkini
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
38 menit yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
52 menit yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
1 jam yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
1 jam yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
1 jam yang lalu
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved