Impor pesawat terbang tak mungkin dihentikan
Jum'at, 17 Agustus 2012 - 17:19 WIB
Impor pesawat terbang tak mungkin dihentikan
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Perindustrian MS Hidayat mengaku tetap akan berupaya mengurangangi impor barang di tahun 2013 dimana di tahun ini (2012) nilainya sudah mencapai USD6 miliar. Akan tetapi dirinya mengeluhkan, beberapa barang yang tidak bisa dihentikan impornya seperti pesawat terbang.
"Impor barang senilai USD6 miliar akan kita kurangi, terkecuali impor barang seperti pesawat itu tidak bisa dihindari," ujarnya pada konferensi pers nota keuangan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat(17/8/2012).
Impor pesawat terbang yang nilainya mencapai USD3-4 miliar tersebut diyakini Hidayat karena PT Dirgantara Indonesia sangat membutuhkan impor komponen pesawat terbang. "PT DI sangat membutuhkan impor pesawat terbang, untuk memenuhi permintaan transportasi udara," jelasnya.
Secara kesuluruhan dirinya memperkirakan dalam 2 tahun kedepan pihaknya akan berupaya membenahi pertumbuhan dibidang industri. Sehingga, dapat dikatakan tidak ada lagi importasi barang yang terlalu berlebihan. "2 tahun kedepan ini kita bisa membenahi pertumbuhan industri kita," pungkasnya.
"Impor barang senilai USD6 miliar akan kita kurangi, terkecuali impor barang seperti pesawat itu tidak bisa dihindari," ujarnya pada konferensi pers nota keuangan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat(17/8/2012).
Impor pesawat terbang yang nilainya mencapai USD3-4 miliar tersebut diyakini Hidayat karena PT Dirgantara Indonesia sangat membutuhkan impor komponen pesawat terbang. "PT DI sangat membutuhkan impor pesawat terbang, untuk memenuhi permintaan transportasi udara," jelasnya.
Secara kesuluruhan dirinya memperkirakan dalam 2 tahun kedepan pihaknya akan berupaya membenahi pertumbuhan dibidang industri. Sehingga, dapat dikatakan tidak ada lagi importasi barang yang terlalu berlebihan. "2 tahun kedepan ini kita bisa membenahi pertumbuhan industri kita," pungkasnya.
(and)
Lihat Juga :