Berharap stimulus global, IHSG diprediksi melemah
Selasa, 28 Agustus 2012 - 06:08 WIB
Berharap stimulus global, IHSG diprediksi melemah
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan tertahan dan melemah lebih dalam pada perdagangan hari ini. Meskipun diketahui dalam volume perdagangan yang menunjukan penurunan. Perkiraan IHSG akan berada pada support 4.110-4.130 dan resistance 4.160-4.180.
"IHSG terlihat kembali membentuk pola spinning dari sebelumnya yang juga membentuk spinning," kata analis Indosurya Aset Management, Reza Priyambada kepada Sindonews, Selasa (28/8/2012).
Menurutnya, posisi candle masih berada di antara middle dan upper bollinger bands. MACD bergerak datar cenderung turun dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic cenderung tertahan bergerak turun dari area overbought.
Sedangkan melihat asumsi perdagangan, dia menilai pasar cukup berharap agar kembali normal. Kemudian di sisi lain juga diharapkan adanya pelonggaran stimulus dari bank-bank sentral global. "Maka nantinya IHSG pun akan terimbas positif," ujar Reza.
Saham-saham yang mesti diperhatikan nantinya adalah LSIP, BWPT, ASII, KLBF, UNVR, LPKR, BBRI, BBCA, dan MAPI.
Pada pasar saham Eropa, Reza menilai ada pergerakan yang positif, kecuali Inggris yang sedang libur. Pergerakan dipicu oleh keinginan kuat kanselir Jerman untuk mempertahankan Yunani untuk tetap berada di zona euro dan membantu Yunani untuk mencapai target reformasi keuangannya.
Sementara itu bursa saham AS diperkirakan akan menguat didorong spekulasi bahwa The Fed akan benar-benar meluncurkan stimulus pada akhir pekan ini.
"Meskipun belum jelas kepastiannya, namun spekulasi ini berhasil membuat animo pelaku pasar bergairah untuk masuk ke bursa saham AS," tutup Reza.
"IHSG terlihat kembali membentuk pola spinning dari sebelumnya yang juga membentuk spinning," kata analis Indosurya Aset Management, Reza Priyambada kepada Sindonews, Selasa (28/8/2012).
Menurutnya, posisi candle masih berada di antara middle dan upper bollinger bands. MACD bergerak datar cenderung turun dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic cenderung tertahan bergerak turun dari area overbought.
Sedangkan melihat asumsi perdagangan, dia menilai pasar cukup berharap agar kembali normal. Kemudian di sisi lain juga diharapkan adanya pelonggaran stimulus dari bank-bank sentral global. "Maka nantinya IHSG pun akan terimbas positif," ujar Reza.
Saham-saham yang mesti diperhatikan nantinya adalah LSIP, BWPT, ASII, KLBF, UNVR, LPKR, BBRI, BBCA, dan MAPI.
Pada pasar saham Eropa, Reza menilai ada pergerakan yang positif, kecuali Inggris yang sedang libur. Pergerakan dipicu oleh keinginan kuat kanselir Jerman untuk mempertahankan Yunani untuk tetap berada di zona euro dan membantu Yunani untuk mencapai target reformasi keuangannya.
Sementara itu bursa saham AS diperkirakan akan menguat didorong spekulasi bahwa The Fed akan benar-benar meluncurkan stimulus pada akhir pekan ini.
"Meskipun belum jelas kepastiannya, namun spekulasi ini berhasil membuat animo pelaku pasar bergairah untuk masuk ke bursa saham AS," tutup Reza.
(gpr)
Lihat Juga :