Pasca Lebaran, permohonan kartu kuning melojak
Rabu, 29 Agustus 2012 - 08:45 WIB
Pasca Lebaran, permohonan kartu kuning melojak
A
A
A
Sindonews.com - Permintaan kartu pencari kerja atau dikenal dengan kartu kuning, di Kabupaten Kulonprogo pasca Lebaran tahun ini meningkat. Kebanyakan pemohon adalah warga yang mudik, dan akan dibawa ke tempat kerjanya.
Petugas Pengantar kerja Dinsosnakertrans Kulonprogo Saranto, mengatakan pada kondisi normal, setiap hari hanya melayani sekitar 20 orang saja. Namun pasca alebaran melonjak hingga dua kali lipat. Bakan pernah sampai 100 orang dalam sehari.
”Banyak yang memperpanjang untuk dibawa merantau lagi, karena kontrak kerjanya habis,” jelasnya.
Selain pemudik, lonjakan ini juga dipengaruhi dari para siswa yang lulus sekolah beberapa waktu lalu. Ketika lebaran banyak kerabatnya yang mengajak untuk merantau. Hal inilah membuat mereka mencari kartu kuning sebagai prasyarat untuk melamar kerja. ”Kebanyakan akan dibawa ke Batam dan Kepulauan Riau,” ujarnya.
Salah satu pencari kartu kuning, Harjanto mengaku kartu ini akan dibawa untuk mencari kerja di Bekasi. Kebetulan, saudaranya ada yang pulang dan menawari kerja di sana. Karena sulit mencari kerja di Kulonprogo, dia tertarik untuk mengadu nasib di perantauan. ”Di sini susah cari kerja, makanya ketika ada tawaran langsung saya terima,” ujarnya.
Petugas Pengantar kerja Dinsosnakertrans Kulonprogo Saranto, mengatakan pada kondisi normal, setiap hari hanya melayani sekitar 20 orang saja. Namun pasca alebaran melonjak hingga dua kali lipat. Bakan pernah sampai 100 orang dalam sehari.
”Banyak yang memperpanjang untuk dibawa merantau lagi, karena kontrak kerjanya habis,” jelasnya.
Selain pemudik, lonjakan ini juga dipengaruhi dari para siswa yang lulus sekolah beberapa waktu lalu. Ketika lebaran banyak kerabatnya yang mengajak untuk merantau. Hal inilah membuat mereka mencari kartu kuning sebagai prasyarat untuk melamar kerja. ”Kebanyakan akan dibawa ke Batam dan Kepulauan Riau,” ujarnya.
Salah satu pencari kartu kuning, Harjanto mengaku kartu ini akan dibawa untuk mencari kerja di Bekasi. Kebetulan, saudaranya ada yang pulang dan menawari kerja di sana. Karena sulit mencari kerja di Kulonprogo, dia tertarik untuk mengadu nasib di perantauan. ”Di sini susah cari kerja, makanya ketika ada tawaran langsung saya terima,” ujarnya.
(gpr)
Lihat Juga :