Bumi Resources di ambang kebangkrutan finansial

Rabu, 29 Agustus 2012 - 12:53 WIB
Bumi Resources di ambang...
Bumi Resources di ambang kebangkrutan finansial
A A A
Sindonews.com - Analis Saham PT Panin Sekuritas Tbk, Fajar Indra mengungkapkan, Performa Keuangan Bumi Resources Tbk (BUMI) semester 1 tahun 2012 sangat buruk dan solvabilitas sangat lemah.

BUMI mencatatkan kerugian sebesar USD322 juta pada semester I-2012 setelah mencatatkan keuntungan sebesar USD232 juta pada semester I-2011. "Performa Keuangan S1-12 sangat buruk, solvabilitas sangat lemah. BUMI mencatatkan kerugian sebesar USD322 juta pada S1-12 setelah mencatatkan keuntungan sebesar USD232 juta pada S1-11," ujar Fajar dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu, 29 Agustus 2012.

Ada beberapa faktor yang disinyalir menyebabkan jatuhnya performa BUMI pada semester I-2012. Faktor pertama adalah tergerusnya marjin laba BUMI diakibatkan melonjaknya biaya produksi per ton sebesar 9,2 persen yang tidak diimbangi oleh naiknya harga jual. Hal ini terjadi hampir di seluruh perusahaan batu bara di Indonesia karena memburuknya harga batu bara dunia.

Faktor kedua adalah tingginya beban keuangan yang harus dibayar serta kerugian atas transaksi derivatif. Laporan keuangan BUMI mencatat bahkan jumlah beban keuangan yang harus dibayar lebih tinggi dari laba usahanya sendiri. Hal ini tentunya memperlihatkan betapa buruknya solvabilitas BUMI dalam membayar utang-utangnya. "Hal ini terjadi hampir di seluruh perusahaan batubara di Indonesia karena memburuknya harga batubara dunia," terang Fajar.

"Laporan keuangan BUMI mencatat, bahkan jumlah beban keuangan yang harus dibayar lebih tinggi dari laba usahanya sendiri. Hal ini tentunya memperlihatkan betapa buruknya solvabilitas BUMI dalam membayar hutang-hutangnya," tambah Fajar.

Fajar juga mengungkapkan, dari pengamatannya pagi ini dimana media telah merilis, bahwa BUMI memperpanjang masa investasi dana senilai USD231 juta di PT Recapital Asset Management.

Terlebih dalam 2 tahun, BUMI memiliki tanggal jatuh tempo untuk utangnya kepada CIC masing-masing sebesar USD 600 juta untuk trance kedua dan USD 700 juta untuk Trance berikutnya. "Dengan kata lain, BUMI gagal mencairkan investasinya untuk melakukan refinancing," simpulnya.

Equity Analyst, Metal & Mining Sectors Panin Sekuritas Fajar Indra menjelaskan, berdasarkan metode Altman score, terlihat bahwa koefisien Z BUMI sangat kecil yakni 0.0982 saja.

"Maka dapat disimpulkan bahwa BUMI saat ini berada dalam zona tidak aman atau menuju kebangkrutan finansial," jelas dia dalam risetnya di Jakarta, Rabu (29/8/2012).

Terlebih, BUMI disebut memperpanjang masa investasi dana senilai USD231 juta di PT Recapital Asset Management. Dengan kata lain, BUMI gagal mencairkan investasinya untuk melakukan refinancing. Terlebih dalam dua tahun, BUMI memiliki tanggal jatuh tempo untuk utangnya kepada CIC masing-masing sebesar USD600 juta untuk trance kedua dan USD700 juta untuk trance berikutnnya.

Pada pukul 11.02 waktu JATS, harga saham BUMI ini turun Rp10 menjadi Rp760. Harga saham andalan Grup Bakrie ini terus mengalami pelemahan. Jika dihitung dari posisi tertinggi harga saham ini di bulan Agustus 2012, Rp1.140 (8 Agustus), maka harga saham BUMI ini sudah terkoreksi sampai 33,3 persen.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kabar Duka, Presdir...
Kabar Duka, Presdir Bumi Resources Saptari Hoedaja Meninggal Dunia
BUMI Terapkan Good Mining...
BUMI Terapkan Good Mining Practice demi Pertambangan Berkelanjutan
Program CSR Bumi Resources...
Program CSR Bumi Resources Dukung Kemandirian Masyarakat
Dukung UMKM Lokal, Arutmin...
Dukung UMKM Lokal, Arutmin Insiasi Program Nawasena
Rogoh Rp24 Triliun,...
Rogoh Rp24 Triliun, Salim Group Cicipi Legitnya Bisnis Batu Bara
Iringi Kinerja di 2023,...
Iringi Kinerja di 2023, BUMI Raih Sejumlah Penghargaan Bidang ESG
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
2 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
2 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
3 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
3 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
4 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved