Permintaan granit domestik capai 80% total produksi
Rabu, 29 Agustus 2012 - 16:59 WIB
Permintaan granit domestik capai 80% total produksi
A
A
A
Sindonews.com - Direktur PT Mitra Investindo (MITI) Tbk, Diah Pertiwi Gandhi mencatat adanya kenaikan permintaan granit untuk kebutuhan konsumsi domestik mencapai 80 persen dari total produksi.
Kondisi tersebut, kata Diah, berkebalikan dengan kondisi sebelumnya, dimana pada tahun 2008 permintaan granit domestik hanya sebesar 30 persen. "Ekspor hanya 20 persen dan lokal lebih dominan," ujar Diah saat ditemui wartawan usai menggelar RUPS PT MITI di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Menurutnya, kenaikan permintaan tersebut didorong meningkatnya pertumbuhan properti nasional, selain juga krisis yang sempat melanda Singapura menyebabkan permintaan ekspor granit menurun.
"Terbalik dari sebelum 2008 karena pasca krisis, Singapura tidak lebih lagi meminta ekspor. Sementara, untuk lokal didorong oleh peningkatan properti," lanjut Diah.
Diah memaparkan, permintaan granit domestik terutama tersebar di beberapa daerah di indonesia seperti Bintan, Tanjung Pingang, Batam dan sekitarnya.
"Granit market cukup bagus, karena Bintan, Tanjung Pinang, Batam dan sekitarnya lagi berkembang, jadi boleh dibilang market besar," imbuhnya.
Kondisi tersebut, kata Diah, berkebalikan dengan kondisi sebelumnya, dimana pada tahun 2008 permintaan granit domestik hanya sebesar 30 persen. "Ekspor hanya 20 persen dan lokal lebih dominan," ujar Diah saat ditemui wartawan usai menggelar RUPS PT MITI di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Menurutnya, kenaikan permintaan tersebut didorong meningkatnya pertumbuhan properti nasional, selain juga krisis yang sempat melanda Singapura menyebabkan permintaan ekspor granit menurun.
"Terbalik dari sebelum 2008 karena pasca krisis, Singapura tidak lebih lagi meminta ekspor. Sementara, untuk lokal didorong oleh peningkatan properti," lanjut Diah.
Diah memaparkan, permintaan granit domestik terutama tersebar di beberapa daerah di indonesia seperti Bintan, Tanjung Pingang, Batam dan sekitarnya.
"Granit market cukup bagus, karena Bintan, Tanjung Pinang, Batam dan sekitarnya lagi berkembang, jadi boleh dibilang market besar," imbuhnya.
(gpr)
Lihat Juga :