Omzet wisata Perhutani Jabar capai Rp4,5 M
Kamis, 30 Agustus 2012 - 06:00 WIB
Omzet wisata Perhutani Jabar capai Rp4,5 M
A
A
A
Sindonews.com - Pendapatan sektor pariwisata Perum Perhutani selama libur Lebaran 2012 mencapai Rp4,5 miliar dengan pengunjung mencapai 120.000 orang.
General Manager KBM Jasa Lingkungan dan Produk Lain Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten Lies Bahunta mengatakan, total pendapatan wisata alam yang dikelola Perum Perhutani di Jabar sejak Hari Raya Idul Fitri sampai H+7 mencapai Rp4,5 miliar.
"Pendapatan kami naik cukup signifikan dibanding pendapatan pada periode yang sama tahun lalu yang hanya tembus Rp1,5 miliar," kata Lies Bahunta di sela-sela acara halal bihalal Perhutani Jabar dan Banten, di Aula Perhutani Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (29/8/2012).
Tingginya pendapatan Perhutani sat libur Lebaran tidak diperkirakan sebelumnya. Karena, BUMN ini hanya menargetkan pendapatan Rp2 miliar untuk semua objek wisata selama Lebaran.
Diakui dia, dari belasan tempat wisata, sebagian besarnya mengalami kenaikan pendapatan antara 20-60%. Pendapatan terbesar berasal dari Kawah Putih. Pendapatan Kawah Putih dati tiket masuk dan jasa lainnya mencapai Rp2,3 miliar lebih. Padahal, Perhutani hanya menargetkan Rp1 miliar.
"Ini di luar perkiraan kami. Total pengunjung ke Kawah Putih mencapai 60.000 orang. Mereka datang dari berbagawai wilayah seperti Jakarta dan luar Jawa," jelas dia. Menurut dia, kondisi cuaca tanpa hujan menjadi penyokong utama tingginya kunjungan wisata masyarakat pada wisata outdoor.
Selain Kawah Putih, tempat wisata lainnya yang cukup ramai dikunjungi diantaranya kawasan Gunung Galunggung di Garut, Cilember, Cibolang, dan lainnya.
Kunjungan ke Galung meningkat cukup signifikan dibandingkan hari normal dan Lebaran tahun lalu. "Pendapatan dari objek wisata itu mencapai Rp240 juta. Ini rekor tertinggi sejak beberapa tahun terakhir," timpal dia.
Begitupun dengan kawasan wisata Cibolang di Bogor. Kendati akses ke tempat tersebut cukup jauh, namun pengunjungnya cukup padat. Bahkan, pada H+3 terjadi kepadatan pengunjung. Perhutani mencatat pendapatan dari tempat wisata tersebut mencapai Rp350 juta.
Lebih jauh Lies menjelaskan, tahun ini pihaknya menargetkan pendapatan dari sektor wisata sebesar Rp60 miliar. Sampai minggu terakhir Agustus, pencapain pendapatan telah tembus 72%. Jumlah tersebut hampir mendekati pencapaian selama tahun 2011 sebesar Rp42 miliar.
Peningkatan kunjungan juga diakui pengelola wisata anak Taman Lalu Lintas. Jumlah kunjungan ke tempat itu naik cukup signifikan. Menurut Manager Taman Lalu Lintas Asep Zulkifli, jumlah kunjungan mencapai 43.889 orang. Naik lebih dari 10.000 pengunjung dibanding periode yang sama di 2011 sebanyak 32.774 oran. "Kunjungan tertinggi terjadi pada H+2 Lebaran dengan jumlah pengunjung hampir 9.000 orang," kata Asep singkat.
General Manager KBM Jasa Lingkungan dan Produk Lain Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten Lies Bahunta mengatakan, total pendapatan wisata alam yang dikelola Perum Perhutani di Jabar sejak Hari Raya Idul Fitri sampai H+7 mencapai Rp4,5 miliar.
"Pendapatan kami naik cukup signifikan dibanding pendapatan pada periode yang sama tahun lalu yang hanya tembus Rp1,5 miliar," kata Lies Bahunta di sela-sela acara halal bihalal Perhutani Jabar dan Banten, di Aula Perhutani Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (29/8/2012).
Tingginya pendapatan Perhutani sat libur Lebaran tidak diperkirakan sebelumnya. Karena, BUMN ini hanya menargetkan pendapatan Rp2 miliar untuk semua objek wisata selama Lebaran.
Diakui dia, dari belasan tempat wisata, sebagian besarnya mengalami kenaikan pendapatan antara 20-60%. Pendapatan terbesar berasal dari Kawah Putih. Pendapatan Kawah Putih dati tiket masuk dan jasa lainnya mencapai Rp2,3 miliar lebih. Padahal, Perhutani hanya menargetkan Rp1 miliar.
"Ini di luar perkiraan kami. Total pengunjung ke Kawah Putih mencapai 60.000 orang. Mereka datang dari berbagawai wilayah seperti Jakarta dan luar Jawa," jelas dia. Menurut dia, kondisi cuaca tanpa hujan menjadi penyokong utama tingginya kunjungan wisata masyarakat pada wisata outdoor.
Selain Kawah Putih, tempat wisata lainnya yang cukup ramai dikunjungi diantaranya kawasan Gunung Galunggung di Garut, Cilember, Cibolang, dan lainnya.
Kunjungan ke Galung meningkat cukup signifikan dibandingkan hari normal dan Lebaran tahun lalu. "Pendapatan dari objek wisata itu mencapai Rp240 juta. Ini rekor tertinggi sejak beberapa tahun terakhir," timpal dia.
Begitupun dengan kawasan wisata Cibolang di Bogor. Kendati akses ke tempat tersebut cukup jauh, namun pengunjungnya cukup padat. Bahkan, pada H+3 terjadi kepadatan pengunjung. Perhutani mencatat pendapatan dari tempat wisata tersebut mencapai Rp350 juta.
Lebih jauh Lies menjelaskan, tahun ini pihaknya menargetkan pendapatan dari sektor wisata sebesar Rp60 miliar. Sampai minggu terakhir Agustus, pencapain pendapatan telah tembus 72%. Jumlah tersebut hampir mendekati pencapaian selama tahun 2011 sebesar Rp42 miliar.
Peningkatan kunjungan juga diakui pengelola wisata anak Taman Lalu Lintas. Jumlah kunjungan ke tempat itu naik cukup signifikan. Menurut Manager Taman Lalu Lintas Asep Zulkifli, jumlah kunjungan mencapai 43.889 orang. Naik lebih dari 10.000 pengunjung dibanding periode yang sama di 2011 sebanyak 32.774 oran. "Kunjungan tertinggi terjadi pada H+2 Lebaran dengan jumlah pengunjung hampir 9.000 orang," kata Asep singkat.
(gpr)
Lihat Juga :