2014, Bursa Kerja Online dinikmati 520 daerah
Kamis, 30 Agustus 2012 - 05:30 WIB
2014, Bursa Kerja Online dinikmati 520 daerah
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) telah membangun Bursa Kerja Online yang terhubung di 416 kabupaten/kota, 33 Provinsi dan beberapa Bursa Kerja Khusus (BKK) di Satuan Pendidikan Tinggi serta Kejuruan yang terhubung dengan Pusat. Bursa kerja online ini untuk mendukung peningkatan pelayanan informasi pasar kerja.
Pada tahun 2014 nanti ditargetkan penyediaan Bursa Kerja Online ini sudah bisa dimanfaatkan di seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang berjumlah sekitar 520 kabupaten/kota.
"Penyelenggaraan BKOL ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah lulusan pendidikan dan perguruan tinggi di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar di kantornya, Jakarta Rabu (29/8/2012).
Penyelenggaraan Bursa Kerja Online di berbagai daerah ini bisa dimanfaatkan bagi para lulusan pendidikan SMK, lembaga latihan kerja ataupun lulusan perguruan tinggi untuk mempermudah mencari pekerjaan secara langsung.
“Pelaksanaan Bursa Kerja Online yang memanfaatkan teknologi sangat dibutuhkan untuk mempertemukan secara langsung antara pencari kerja lulusan pendidikan kejuruan maupun lulusan universitas yang sedang mencari pekerjaan dengan perusahaan atau pengguna tenaga kerja," paparnya.
Bursa Kerja Online dibangun untuk menjembatani para pencari kerja dan pengguna tenaga kerja guna mempermudah proses rekrutmen, mulai dari tahap penyebaran informasi sampai tahap penerimaan tenaga kerja.
Para pencari kerja dan perusahaan yang butuh pekerja pun bisa mengakses ke situs www.infokerja.depnakertrans.go.id untuk mencari daftar lowongan perkerjaan yang tersedia.
Dalam Bursa Kerja Online ini dimaksudkan untuk memfasilitasi para pencari kerja dan pengguna tenaga kerja agar lebih mudah mengetahui keberadaan masing-masing dan sekaligus memfasilitasi proses hubungan langsung antara pencari dan pemberi kerja.
“Dengan adanya pameran bursa kerja dan juga Bursa Kerja Online diharapkan masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar tentang berbagai lowongan kerja yang tersedia. Sebaliknya bagi perusahaan bisa mendapatkan calon-calon pekerja yang berkualitas dan sesuai dengan fungsi jabatan yang dibutuhkan," paparnya.
Selama ini Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengadakan kerja sama dengan Dinas-dinas Tenaga Kerja tingkat Provinsi, Kabupaten/kota untuk menyiapkan BKOL bagi para pencari kerja di daerahnya masing-masing.
Lebih lanjut, Muhaimin mengatakan bursa kerja online memiliki nilai penting dan strategis untuk mempercepat penempatan tenaga kerja secara praktis, efisien dan efektif serta membantu pencari kerja untuk menemukan pekerjaan yang diinginkan.
“Tak hanya itu, untuk mempermudah pencari kerja, Kemenakertrans mengadakan Bursa Kerja Khusus secararutin di berbagai daerah di seluruh Indonesia dengan melibatkan dinas-dinas tenaga kerja, pengelola pendidikan kejuruan, universitas dan perusahaan-perusahaan swasta yang membutuhkan tenaga kerja baru," kata Muhaimin.
Ia optimis penyelenggaraan Bursa Kerja Online ini bakal mempercepat penempatan tenaga kerja dan meningkatkan prosentase dan jumlah lowongan kerja yang dapat terisi oleh para pencari kerja.
Selain itu, lanjutnya, dengan penyiapan tenaga kerja yang terampil dengan keahlian dan kompetensi kerja yang bisa diandalkan, diharapkan para lulusan sekolah kejuruan ini bisa langsung bekerja.
"Tentunya ini dapat mengurangi angka pengangguran di Indonesia yang jumlahnya mencapai 7,12 juta orang atau 6,32 persen," pungkasnya.
Pada tahun 2014 nanti ditargetkan penyediaan Bursa Kerja Online ini sudah bisa dimanfaatkan di seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang berjumlah sekitar 520 kabupaten/kota.
"Penyelenggaraan BKOL ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah lulusan pendidikan dan perguruan tinggi di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar di kantornya, Jakarta Rabu (29/8/2012).
Penyelenggaraan Bursa Kerja Online di berbagai daerah ini bisa dimanfaatkan bagi para lulusan pendidikan SMK, lembaga latihan kerja ataupun lulusan perguruan tinggi untuk mempermudah mencari pekerjaan secara langsung.
“Pelaksanaan Bursa Kerja Online yang memanfaatkan teknologi sangat dibutuhkan untuk mempertemukan secara langsung antara pencari kerja lulusan pendidikan kejuruan maupun lulusan universitas yang sedang mencari pekerjaan dengan perusahaan atau pengguna tenaga kerja," paparnya.
Bursa Kerja Online dibangun untuk menjembatani para pencari kerja dan pengguna tenaga kerja guna mempermudah proses rekrutmen, mulai dari tahap penyebaran informasi sampai tahap penerimaan tenaga kerja.
Para pencari kerja dan perusahaan yang butuh pekerja pun bisa mengakses ke situs www.infokerja.depnakertrans.go.id untuk mencari daftar lowongan perkerjaan yang tersedia.
Dalam Bursa Kerja Online ini dimaksudkan untuk memfasilitasi para pencari kerja dan pengguna tenaga kerja agar lebih mudah mengetahui keberadaan masing-masing dan sekaligus memfasilitasi proses hubungan langsung antara pencari dan pemberi kerja.
“Dengan adanya pameran bursa kerja dan juga Bursa Kerja Online diharapkan masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar tentang berbagai lowongan kerja yang tersedia. Sebaliknya bagi perusahaan bisa mendapatkan calon-calon pekerja yang berkualitas dan sesuai dengan fungsi jabatan yang dibutuhkan," paparnya.
Selama ini Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengadakan kerja sama dengan Dinas-dinas Tenaga Kerja tingkat Provinsi, Kabupaten/kota untuk menyiapkan BKOL bagi para pencari kerja di daerahnya masing-masing.
Lebih lanjut, Muhaimin mengatakan bursa kerja online memiliki nilai penting dan strategis untuk mempercepat penempatan tenaga kerja secara praktis, efisien dan efektif serta membantu pencari kerja untuk menemukan pekerjaan yang diinginkan.
“Tak hanya itu, untuk mempermudah pencari kerja, Kemenakertrans mengadakan Bursa Kerja Khusus secararutin di berbagai daerah di seluruh Indonesia dengan melibatkan dinas-dinas tenaga kerja, pengelola pendidikan kejuruan, universitas dan perusahaan-perusahaan swasta yang membutuhkan tenaga kerja baru," kata Muhaimin.
Ia optimis penyelenggaraan Bursa Kerja Online ini bakal mempercepat penempatan tenaga kerja dan meningkatkan prosentase dan jumlah lowongan kerja yang dapat terisi oleh para pencari kerja.
Selain itu, lanjutnya, dengan penyiapan tenaga kerja yang terampil dengan keahlian dan kompetensi kerja yang bisa diandalkan, diharapkan para lulusan sekolah kejuruan ini bisa langsung bekerja.
"Tentunya ini dapat mengurangi angka pengangguran di Indonesia yang jumlahnya mencapai 7,12 juta orang atau 6,32 persen," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :