Tunggakan capai Rp46 M, PLN Ambon putus listrik warga

Kamis, 30 Agustus 2012 - 15:15 WIB
Tunggakan capai Rp46...
Tunggakan capai Rp46 M, PLN Ambon putus listrik warga
A A A
Sindonews.com - PT PLN (Persero) Cabang Ambon terpaksa meningkatkan operasi pemutusan listrik (OPAL) untuk pelanggan umum di Kota Ambon untuk menekan tingginya tunggakan pelanggan yang mencapai Rp46 miliar.

Menurut General Manager PLN Cabang Ambon Helmi Bantam, tunggakan listrik warga Kota Ambon ini bahkan berlangsung hingga bertahun-tahun, namun upaya pemutusan listrik bagi pelanggan di atas 12 bulan ini kini mampu menekan besarnya tunggakan listrik.

“Tindakan ini terpaksa kami lakukan untuk menekan tingginya tunggakan listrik pelanggan umum yang kini mencapai Rp46 miliar di wilayah kerja kami, jika tidak melakukan pemutusan listrik warga akan tetap memakai litrik tanpa membayar” jelas Helmi Bantam, Kamis (30/8/2012).

Helmi menyatakan, pemutusan listrik pelanggan umum atau pelanggan rumah tangga ini sudah dilakukan sejak awal Februari lalu, namun akhir Agustus dan September ini operasi pemutusan dilanjutkan karena saat ini masih banyak pelanggan yang belum membayar listrik diatas 12 bulan.

"Pelanggan bahkan ada yang menunggak hingga 50 bulan, karena itu kami kerahkan seluruh kekuatan untuk melakukan pemutusan bagi pelanggan yang menunggak membayar listrik. Pemutusan akan terus kita lakukan hingga target operasi tuntas 2012 hingga September mendatang tercapai, kalau target kita belum selesai, tunggakan masih banyak kita terus melakukan operasi pemutusan,” tegas Helmi.

Helmi menegaskan, PLN juga tidak akan melakukan penyambungan listrik kembali bagi pelanggan yang belum melunasi tunggakan sebelumnya.

Saat ini secara keseluruhan termasukan tunggakan pelanggan instansi milik pemerintah dan swasta, termasuk TNI/Polri di wilayah PLN Cabang Ambon mencapai Rp54 miliar. Namun untuk pelanggan instansi pemerintah, swasta, TNI/Polri tetap dibayar. Sisanya sebesar Rp46 miliar, yakni Pulau Ambon Rp38 miliar, Pulau Seram Rp7,9 miliar, dan Pulau Buru tunggakannya Rp4,1 miliar, sisanya di sejumlah wilayah di Kabupaten Maluku Tengah.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
Resmi, Ini Rincian Tarif...
Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik Terbaru per Oktober-Desember 2024
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 menit yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
35 menit yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
44 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
59 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
1 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
1 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved