Petani di Depok mengeluh sawah kering

Rabu, 05 September 2012 - 04:39 WIB
Petani di Depok mengeluh...
Petani di Depok mengeluh sawah kering
A A A
Sindonews.com - Kondisi anomali cuaca yang tejadi dalam beberapa bulan terakhir menyulitkan para petani untuk bercocok tanam. Kekeringan dialami petani Bojongsari, Depok yang mengaku kesulitan dalam memperoleh air untuk mengairi sawahnya.

Menurut para petani penggarap di Bojongsari, Ajliun (65), karena tidak adanya air atau hujan dirinya terpaksa menunggu datangnya hujan untuk bercocok tanam kembali. “Kalau sekarang ini ya sulit air. Apalagi musim kering kayak gini,” tuturnya di Jakarta, Selasa (4/9/2012).

Ajliun mengaku bersama dengan sejumlah petani penggarap lainnya masih kesulitan air dalam sebulan terakhir. “Kita juga menyadari memang sekarang ini lagi musim kemarau. Yah, paling sebulan atau musim penghujan datang juga banyak air,” ujarnya.

Hal senada diutarakan petani penggarap Bojongsari, Asman (63). Dia memprediksi kekeringan atau kesulitan air tersebut tidak akan berlangsung lama. "Ya memang sekarang air sulit, tapi nanti saat musim hujan air akan melimpah, mudah-mudahan tak berlangsung lama," ungkapnya.

Meski begitu, ia tetap berharap agar sawah di Depok tidak tergerus oleh perumahan. Menurutnya, sebgai petani penggarap dia prihatin dengan alih fungsi lahan menjadi perumahan.

"Ya ini memang pekerjaan kita satu-satunya, kalau sawah digusur kita mau kerja di mana lagi. Untuk itu, ia cuma bisa berharap agar area persawahan di Depok tetap bisa dipertahankan," paparnya.

Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Pertanian Kota Depok Zalfinus Irwan mengaku sudah menyalurkan bantuan untuk pengadaan pompa air dari APBN pada petani. Untuk itu dirinya mempertanyakan bantuan pengadaan pompa air tersebut sudah digunakan apa belum. "Kalau ditanya kesulitan air. Kan sudah ada bantuan dari APBN, pengadaan pompa air sudah dipakai kelompok tani belum," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dinas LHK Jaktim Kenalkan...
Dinas LHK Jaktim Kenalkan Anak dengan Urban Farming Sejak Dini
Kreativitas Warga Papanggo,...
Kreativitas Warga Papanggo, Ubah Lahan Terlantar Jadi Pertanian Produktif
Sekolah Pertanian Berbasis...
Sekolah Pertanian Berbasis Digital Dibangun Pemerintah Tahun Depan
Sarasehan Pertanian...
Sarasehan 'Pertanian Berkelanjutan dan Adopsi Teknologi Modern'
Kelurahan Sunter Agung...
Kelurahan Sunter Agung Kembangkan Sistem Pertanian Perkotaan Rumah Kaca
Dinas Pertanian Sleman...
Dinas Pertanian Sleman Diminta Edukasi Petani Milenial untuk Tingkatkan Produksi
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
19 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
30 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
2 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved