Pertamina EP Cepu eksplorasi sumur TBR C
Kamis, 06 September 2012 - 10:00 WIB
Pertamina EP Cepu eksplorasi sumur TBR C
A
A
A
Sindonews.com - Pertamina Energi dan Produksi (EP) Cepu saat ini sedang melakukan pengeboran sumur Tiung Biru (TBR) C di Desa Kali Sumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro. Sumur TBR C diperkirakan menyimpan potensi gas bumi dan minyak.
Sumur TBR C ini berada di areal seluas tiga hektare. Lokasinya berada di lahan hutan milik Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Padangan. Pertamina EP Cepu memakai lahan itu dengan sistem pinjam pakai.
Sebelumnya, Pertamina EP Cepu juga mengeksplorasi sumur TBR A dan TBR B yang juga berada di Desa Kali Sumber, Kecamatan Tambakrejo. Namun, tiga sumur itu kini masih tahap ekplorasi dan belum pada tahap eksploitasi.
“Iya, saat ini sumur TBR C sedang dilakukan pengeboran untuk mengetahui potensi minyak dan gas,” ujar Public Relation, Security and General Service Tiung Biru, Pertamina EP Cepu, Yudhi Madjid, Rabu (05/9/2012).
Pengeboran di sumur TBR C dilakukan dengan kedalaman sekitar 2.200–2.700 meter. Kegiatan pengeboran itu akan dilakukan hingga menemukan hasil pasti mengenai kandungan gas dan minyak di sumur itu.
Sumur Tiung Biru A, B, dan C rencananya pengelolaannya akan digabung dengan lapangan Jambaran dan Cendana, Blok Cepu, yang dikuasai oleh Mobil Cepu Limited (MCL), anak perusahaan Exxon Mobil Corporation asal Amerika Serikat. Pengelolaan potensi gas Tiung Biru, Jambaran, dan Cendana ini agar lebih efisien.
Pertamina EP Cepu sebelumnya mengabarkan potensi minyak di sumur Tiung Biru sekitar 2.546 barel per hari. Sedangkan, potensi gasnya mencapai 2,75 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Sesuai rencana, Pertamina EP Cepu akan memproduksi sumur TBR sebesar 201 barel per hari.
Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Pemkab Bojonegoro, Fadjar Budi, mengatakan, pihak Pertamina EP Cepu saat ini memang sedang melakukan pengeboran sumur Tiung Biru C. “Tiga sumur itu memang sedang dieksplorasi,” ujarnya.
Sumur TBR C ini berada di areal seluas tiga hektare. Lokasinya berada di lahan hutan milik Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Padangan. Pertamina EP Cepu memakai lahan itu dengan sistem pinjam pakai.
Sebelumnya, Pertamina EP Cepu juga mengeksplorasi sumur TBR A dan TBR B yang juga berada di Desa Kali Sumber, Kecamatan Tambakrejo. Namun, tiga sumur itu kini masih tahap ekplorasi dan belum pada tahap eksploitasi.
“Iya, saat ini sumur TBR C sedang dilakukan pengeboran untuk mengetahui potensi minyak dan gas,” ujar Public Relation, Security and General Service Tiung Biru, Pertamina EP Cepu, Yudhi Madjid, Rabu (05/9/2012).
Pengeboran di sumur TBR C dilakukan dengan kedalaman sekitar 2.200–2.700 meter. Kegiatan pengeboran itu akan dilakukan hingga menemukan hasil pasti mengenai kandungan gas dan minyak di sumur itu.
Sumur Tiung Biru A, B, dan C rencananya pengelolaannya akan digabung dengan lapangan Jambaran dan Cendana, Blok Cepu, yang dikuasai oleh Mobil Cepu Limited (MCL), anak perusahaan Exxon Mobil Corporation asal Amerika Serikat. Pengelolaan potensi gas Tiung Biru, Jambaran, dan Cendana ini agar lebih efisien.
Pertamina EP Cepu sebelumnya mengabarkan potensi minyak di sumur Tiung Biru sekitar 2.546 barel per hari. Sedangkan, potensi gasnya mencapai 2,75 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Sesuai rencana, Pertamina EP Cepu akan memproduksi sumur TBR sebesar 201 barel per hari.
Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Pemkab Bojonegoro, Fadjar Budi, mengatakan, pihak Pertamina EP Cepu saat ini memang sedang melakukan pengeboran sumur Tiung Biru C. “Tiga sumur itu memang sedang dieksplorasi,” ujarnya.
(gpr)
Lihat Juga :