Demi investasi, SOTK Kulonprogo dirombak

Jum'at, 07 September 2012 - 04:00 WIB
Demi investasi, SOTK...
Demi investasi, SOTK Kulonprogo dirombak
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo akan melakukan restrukturisasi organisasi dan tata kerja (SOTK) pemerintahan. Langkah ini dirasa perlu untuk menangkap peluang investasi sebagai bagian dari megaproyek.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kuloprogo Budi Wibowo, mengatakan perombakan terhadap SOTK ini sudah mulai dilakukan. Saat ini bersama dengan DPRD tengah dibahas perubahan terhadap SOTK dan lembaga teknis daerah. Sebelum akhir tahun nanti perubahan terhadap perda SOTK ini sudah ditetapkan.

Setidaknya ada beberapa kantor yang akan digabungatau dihapus. Misalnya Kantor Penanaman Modal (KPM) akan digabung dengan Kantor Perijinan Terpadu (KPT) menjadi Dinas Penanaman Modal dan Perijinan. Penggabungan juga dilakukan terhadap Kantor Perpustakaan Daerah dan Kantor Arsip Daerah. Sedangkan kantor Kesbanglinmas, akan dihilangkan. Caranya dengan menggabungkan Bidang Kesatuan Berbangsa di Badan Pemberdayaan Pemerintahan Desa, perempuan dan KB dan Perlindungan Masyarakat di Kantor Satpol PP.

“Kita melihat penggabungan ini lebih pada peluang menangkap investasi,” jelasnya.

Menurutnya, masalah perijinan sebagai pintu masuk investasi sebenarnya sudah dilaksanakan secara terpadu. Bahkan system satu pintu sudah ditangani oleh KPT. Hanya saja dalam prakteknya banyak perijinan ini yang masih ditangani di dinas yang lain. Hal ini menjadikan kesan pelayanan terpadu menjadi tidak efektif. Selain lebih lama,juga penyelesaiannya masih melalui jalur yang panjang. Nantinya semuanya akan terselesaikan di Dinas yang baru dengan waktu penyelesaian perijinan lebih cepat.

“Jangan sampai investasi ini, batal karena terbentur soal perijinan. Apalagi dengan menjadi dinas aka nada pejabat esselon II yang diserahi tugas,” jelas Sekda.

Sementara itu, Anggota pansus Perubahan SOTK DPRD Kulonprogo Aji Pangaribawa mengatakan pansus cukup mendukung dengan adanya perubahan ini. Perijinan yang lebih mudah dan cepat akan mendorong masuknya investor. Sehingga pendapatan daerah bisa meningkat dan kemakmuran masyarakat bisa lebih tercapai.

“Dengan penggabungan juga akan menghemat anggaran dan biaya,” tuturnya.

Disisi lain, politisi PDIP ini juga berharap proses perijinan lebih cepat. Ini akan menjadi dayatarik daerah dalam menangkap masuknya investor. Apalagi dalam waktu dekat sudah akan dimulai pembangunan Bandar udara dan kawasan industri.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cara Bayar Pajak Online...
Cara Bayar Pajak Online lewat Tokopedia Khusus Warga DKI Jakarta
Pemkab Jayapura Bebaskan...
Pemkab Jayapura Bebaskan Pajak Daerah dan Retribusi
Bayar Retribusi di Jakarta...
Bayar Retribusi di Jakarta Kini Lebih Praktis, Bisa Lewat Aplikasi, QRIS hingga Minimarket
Warga Jakarta Perlu...
Warga Jakarta Perlu Tahu: Ini Perbedaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah
Pedagang Pasar Sentral...
Pedagang Pasar Sentral Sinjai Keluhkan Kenaikan Retribusi
Museum Wayang Jakarta...
Museum Wayang Jakarta Dorong Retribusi Daerah lewat Wisata Budaya
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Mohamed bin...
6 Alasan Mohamed bin Zayed Investasi Rp532,6 T untuk Ras Al Hekma Mesir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved