Perusda lakukan perampingan direksi
Selasa, 11 September 2012 - 05:00 WIB
Perusda lakukan perampingan direksi
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim melakukan perampingan struktur organisasi direksi pada Perusahaan Daerah Sarana Pembangunan Muaraenim (PDSPME) dari empat menjadi tiga anggota direksi. Dalam hal ini, dua posisi jabatan yakni Direktur Keuangan dan Niaga serta Direktur Operasi Produksi disatukan dalam jabatan Direktur Bisnis dan Keuangan.
Terkait hal ini, Bupati Muaraenim Muzakir Sai Sohar telah memberhentikan secara hormat Sunaryanto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Niaga serta Yusuf Mahidin sebagai Direktur Operasi Produksi pada Senin (10/9),kemarin. Selanjutnya, Bupati melantik Amarullah Adhi Saputra untuk mengisi jabatan baru sebagai Direktur Bisnis dan Keuangan.
Muzakir mengungkapkan, PDSPME adalah perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim yang berdiri sejak 2003. Dalam perjalananya PDSPME telah banyak mengalami pasang surut dan dinamika yang tinggi. Namun, hingga saat ini PDSPME masih bisa di pertahankan.
Selama ini,kata Muzakir, PDSPME telah bekerja keras melaksanakan usahanya dengan berbagai pihak. Baik dalam bidang pertambangan, angkutan, perkebunan ataupun perdagangan. Namun, hasilnya baru cukup untuk membiayai operasional perusahaan saja.
Sementara, bila dibandingkan dengan besaranya kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh PDSPME, kontribusi yang di berikan kepada Pemkab masih belum signifikan. Hal ini, dapat dilihat dari berbagai himbauan ataupun tuntutan pihak legislatif serta masyarakat luas terhadap PDSPME. Tak hanya itu, dari penilaian akuntan publik selama tiga tahun terakhir, catatan bagi PDSPME juga belum memuaskan.
"Di tengah pesatnya perkembangan global, maka PDSPME juga di tuntut untuk dapat bersaing pada tingkat lokal, regional ataupun global. Untuk itu, jangan sampai PDSPME hanya menjadi penonton dalam usaha eksplorasi dan eksploitasi SDA di Kabupaten Muaraenim yang dilaksanakan oleh BUMN atau BUMS," tegas Muzakir
Untuk itu,ungkap Muzakir, pihaknya menghimbau kepada BUMN dan BUMS untuk dapat membuka peluang kerjasama seluas luasnyaa kepada PDSPME. Tak hanya itu, untuk menjawab tuntutan dan tantangan maka di lakukan perampingan struktur organisasi mulai dari tingkat direksi ataupun managemen.
"Kami ucapkan terimakasih kepada pejabat lama atas pengabdiannya selama ini. Semoga hal tersebut dapat menjadi amal dan modal dasar bagi PDSPME ke depan," ucap Muzakir.
Selanjutnya, kata Muzakir, kepada pejabat baru, untuk dapat bekerjasama dengan kompak dan sinergis, baik secara internal ataupun eksternal untuk memberikan kontribusi yang profesional. Sedangkan, Kepada pengawas PDSPME diminta untuk lebih intensif dalam memantau dan mengawasi pembinaan dalam mengembangkan PDSPME
Sementara itu, Direktur Bisnis dan Keuangan pada PDSPME Amarullah Adhi Saputra menuturkan, selama ini dirinya belum banyak menngetahui tentang kondisi PDSPME. Untuk itu, dirinya akan melakukan konsolidasi kepada para pimpinan dan managemen untuk melakukan revitalisasi PDSPME untuk kedepannya.
"Kami berharap, ke depan PDSPME akan lebih banyak berkecimpung di bidang enregi terbarukan dan juga batubara," ucap dia.
Terkait hal ini, Bupati Muaraenim Muzakir Sai Sohar telah memberhentikan secara hormat Sunaryanto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Niaga serta Yusuf Mahidin sebagai Direktur Operasi Produksi pada Senin (10/9),kemarin. Selanjutnya, Bupati melantik Amarullah Adhi Saputra untuk mengisi jabatan baru sebagai Direktur Bisnis dan Keuangan.
Muzakir mengungkapkan, PDSPME adalah perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim yang berdiri sejak 2003. Dalam perjalananya PDSPME telah banyak mengalami pasang surut dan dinamika yang tinggi. Namun, hingga saat ini PDSPME masih bisa di pertahankan.
Selama ini,kata Muzakir, PDSPME telah bekerja keras melaksanakan usahanya dengan berbagai pihak. Baik dalam bidang pertambangan, angkutan, perkebunan ataupun perdagangan. Namun, hasilnya baru cukup untuk membiayai operasional perusahaan saja.
Sementara, bila dibandingkan dengan besaranya kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh PDSPME, kontribusi yang di berikan kepada Pemkab masih belum signifikan. Hal ini, dapat dilihat dari berbagai himbauan ataupun tuntutan pihak legislatif serta masyarakat luas terhadap PDSPME. Tak hanya itu, dari penilaian akuntan publik selama tiga tahun terakhir, catatan bagi PDSPME juga belum memuaskan.
"Di tengah pesatnya perkembangan global, maka PDSPME juga di tuntut untuk dapat bersaing pada tingkat lokal, regional ataupun global. Untuk itu, jangan sampai PDSPME hanya menjadi penonton dalam usaha eksplorasi dan eksploitasi SDA di Kabupaten Muaraenim yang dilaksanakan oleh BUMN atau BUMS," tegas Muzakir
Untuk itu,ungkap Muzakir, pihaknya menghimbau kepada BUMN dan BUMS untuk dapat membuka peluang kerjasama seluas luasnyaa kepada PDSPME. Tak hanya itu, untuk menjawab tuntutan dan tantangan maka di lakukan perampingan struktur organisasi mulai dari tingkat direksi ataupun managemen.
"Kami ucapkan terimakasih kepada pejabat lama atas pengabdiannya selama ini. Semoga hal tersebut dapat menjadi amal dan modal dasar bagi PDSPME ke depan," ucap Muzakir.
Selanjutnya, kata Muzakir, kepada pejabat baru, untuk dapat bekerjasama dengan kompak dan sinergis, baik secara internal ataupun eksternal untuk memberikan kontribusi yang profesional. Sedangkan, Kepada pengawas PDSPME diminta untuk lebih intensif dalam memantau dan mengawasi pembinaan dalam mengembangkan PDSPME
Sementara itu, Direktur Bisnis dan Keuangan pada PDSPME Amarullah Adhi Saputra menuturkan, selama ini dirinya belum banyak menngetahui tentang kondisi PDSPME. Untuk itu, dirinya akan melakukan konsolidasi kepada para pimpinan dan managemen untuk melakukan revitalisasi PDSPME untuk kedepannya.
"Kami berharap, ke depan PDSPME akan lebih banyak berkecimpung di bidang enregi terbarukan dan juga batubara," ucap dia.
(gpr)
Lihat Juga :