Akhir semester II momentum tepat perusahaan gelar IPO
Rabu, 12 September 2012 - 10:57 WIB
Akhir semester II momentum tepat perusahaan gelar IPO
A
A
A
Sindonews.com - Momentum akhir tahun dinilai sebagai waktu yang tepat bagi perusahaan untuk melepas sebagian sahamnya ke publik. Pasalnya, momentum akhir tahun dijadikan waktu bagi investor untuk berinvestasi di pasar modal.
Kendati demikian, Direktur Utama Danareksa Sekuritas Marciano Herman mengakui, untuk merealisasikan rencana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada tahun ini, pelaksana penjamin emisi (underwriter) IPO memerlukan kerja ekstra keras.
Pasalnya, proses IPO tersebut belum tuntas hingga kuartal III tahun ini. “Kalau kita filing di 2012 dan listing di 2013, itu masih oke. Tapi kalau kita mengejar listingpada 2012, kita harus ekstra kerja,” kata dia di Jakarta kemarin.
Dua perusahaan pelat merah yang ditargetkan bisa melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini yakni PT Semen Baturaja dan PT Waskita Karya. PT Semen Baturaja hingga saat ini masih menunggu izin dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk bisa menjadi perusahaan publik.
Sementara, Waskita Karya masih menunggu pengalihan saham perusahaan sebanyak 99% dari PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) kepada pemerintah. Pasalnya, untuk bisa menjadi perusahaan publik, Waskita harus menjadi perusahaan pelat merah terlebih dahulu.
Sedangkan, saat ini statusnya masih anak usaha PPA. Kendati demikian, Marciano menegaskan, penjamin pelaksana emisi IPO dua BUMN tersebut akan berupaya merealisasikan target IPO pada sisa tahun ini.
Pasalnya, akhir semester II merupakan momentum yang ideal bagi perusahaan untuk melepas sahamnya ke publik lantaran akan diserap pasar menyusul pengaruh dari laporan keuangan kuartal II dan III yang biasanya positif. Dengan demikian, underwriter akan berusaha untuk bisa menyelesaikan segala proses IPO yang berada di bawah kendali mereka.
Kendati demikian, Direktur Utama Danareksa Sekuritas Marciano Herman mengakui, untuk merealisasikan rencana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada tahun ini, pelaksana penjamin emisi (underwriter) IPO memerlukan kerja ekstra keras.
Pasalnya, proses IPO tersebut belum tuntas hingga kuartal III tahun ini. “Kalau kita filing di 2012 dan listing di 2013, itu masih oke. Tapi kalau kita mengejar listingpada 2012, kita harus ekstra kerja,” kata dia di Jakarta kemarin.
Dua perusahaan pelat merah yang ditargetkan bisa melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini yakni PT Semen Baturaja dan PT Waskita Karya. PT Semen Baturaja hingga saat ini masih menunggu izin dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk bisa menjadi perusahaan publik.
Sementara, Waskita Karya masih menunggu pengalihan saham perusahaan sebanyak 99% dari PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) kepada pemerintah. Pasalnya, untuk bisa menjadi perusahaan publik, Waskita harus menjadi perusahaan pelat merah terlebih dahulu.
Sedangkan, saat ini statusnya masih anak usaha PPA. Kendati demikian, Marciano menegaskan, penjamin pelaksana emisi IPO dua BUMN tersebut akan berupaya merealisasikan target IPO pada sisa tahun ini.
Pasalnya, akhir semester II merupakan momentum yang ideal bagi perusahaan untuk melepas sahamnya ke publik lantaran akan diserap pasar menyusul pengaruh dari laporan keuangan kuartal II dan III yang biasanya positif. Dengan demikian, underwriter akan berusaha untuk bisa menyelesaikan segala proses IPO yang berada di bawah kendali mereka.
(gpr)
Lihat Juga :