Premium di Jakarta ada, dari mana?
Jum'at, 14 September 2012 - 13:29 WIB
Premium di Jakarta ada, dari mana?
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina (persero) memastikan tetap menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi dengan jenis premium untuk DKI Jakarta. Keputusan ini diambil sembari menunggu selesainya pembahasan antara pemerintah dengan DPR RI untuk penambahan kuota secara keseluruhan.
DKI Jakarta diketahui akan kehabisan premium pada tanggal 15 September 2012. "Kabar baik Pertamina sudah koordinasi dengan pemerintah (Kementerian ESDM). Sambil menunggu, Pertamina diminta tetap menyalurkan," kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir di Jakarta, Jumat (14/9/2012).
Kuota tersebut akan dialihkan dari kuota Kerosin (minyak tanah) yang masih tersisa. Ali menyebutkan Kerosin saat ini masih ada 800 Kiloliter (KL). Karena masih akan dikonsumsi 70 persen, maka yang dialihkan ada 250 ribu KL. "Karena jatah itu masih akan dipakai untuk sisanya. Orang kan masih mau pakai kerosin. Tapi ini sementara kan," jelasnya.
Pemakaian premium secara harian menurut Ali adalah sekitar 6.000 KL. Jadi dengan itu kuota premium Jakarta akan aman hingga 41 hari kedepan.
Diketahui, pembahasan antara pemerintah dengan DPR akan diagendakan minggu depan. Pemerintah mengajukan penambahan kuota 4 juta KL untuk mencukupi kebutuhan BBM hingga akhir tahun 2012.
DKI Jakarta diketahui akan kehabisan premium pada tanggal 15 September 2012. "Kabar baik Pertamina sudah koordinasi dengan pemerintah (Kementerian ESDM). Sambil menunggu, Pertamina diminta tetap menyalurkan," kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir di Jakarta, Jumat (14/9/2012).
Kuota tersebut akan dialihkan dari kuota Kerosin (minyak tanah) yang masih tersisa. Ali menyebutkan Kerosin saat ini masih ada 800 Kiloliter (KL). Karena masih akan dikonsumsi 70 persen, maka yang dialihkan ada 250 ribu KL. "Karena jatah itu masih akan dipakai untuk sisanya. Orang kan masih mau pakai kerosin. Tapi ini sementara kan," jelasnya.
Pemakaian premium secara harian menurut Ali adalah sekitar 6.000 KL. Jadi dengan itu kuota premium Jakarta akan aman hingga 41 hari kedepan.
Diketahui, pembahasan antara pemerintah dengan DPR akan diagendakan minggu depan. Pemerintah mengajukan penambahan kuota 4 juta KL untuk mencukupi kebutuhan BBM hingga akhir tahun 2012.
(gpr)
Lihat Juga :