Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Jum'at, 09 September 2022 - 12:00 WIB
loading...
Ilustrasi SPBU. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati kuota bahan bakar minyak (BBM) yang disalurkan tahun depan. Adapun kuota BBM bersubsidi yang disepakati sebesar 17,5 juta kiloliter (kl).
"Volume BBM bersubsidi 17,5 juta kiloliter yang terdiri atas minyak tanah 0,5 juta kl dan solar 17 juta kl," kata Wakil Ketua Komisi VII Bambang Haryadi dalam rapat dengar pendapat, Kamis, (8/9/2022).
Baca Juga: Fadli Zon Ungkap Narasi Menyesatkan di Balik Kenaikan Harga BBM
Bambang menuturkan, selain volume BBM, Komisi VII menyetujui subsidi tetap untuk minyak Solar senilai Rp 1.000 per liter. DPR pun memberi restu penyaluran subsidi LPG 3 kilogram sebesar 8 juta metrik ton untuk tahun depan.
Bambang menambahkan, pihaknya turut menyepakati asumsi subsidi listrik untuk 2023 sebesar Rp 72,33 triliun. Lebih lanjut, Komisi VII DPR juga menyepakati asumsi sektor energi pada tahun depan yang berkaitan dengan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) USD 95 per barel.
"Volume BBM bersubsidi 17,5 juta kiloliter yang terdiri atas minyak tanah 0,5 juta kl dan solar 17 juta kl," kata Wakil Ketua Komisi VII Bambang Haryadi dalam rapat dengar pendapat, Kamis, (8/9/2022).
Baca Juga: Fadli Zon Ungkap Narasi Menyesatkan di Balik Kenaikan Harga BBM
Bambang menuturkan, selain volume BBM, Komisi VII menyetujui subsidi tetap untuk minyak Solar senilai Rp 1.000 per liter. DPR pun memberi restu penyaluran subsidi LPG 3 kilogram sebesar 8 juta metrik ton untuk tahun depan.
Bambang menambahkan, pihaknya turut menyepakati asumsi subsidi listrik untuk 2023 sebesar Rp 72,33 triliun. Lebih lanjut, Komisi VII DPR juga menyepakati asumsi sektor energi pada tahun depan yang berkaitan dengan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) USD 95 per barel.
Lihat Juga :