PT Tripatra Samsung kesulitan cari pekerja malam

Senin, 17 September 2012 - 10:22 WIB
PT Tripatra Samsung...
PT Tripatra Samsung kesulitan cari pekerja malam
A A A
Sindonews.com - PT Tripatra Samsung, rekanan yang mengerjakan proyek rekayasa, pengadaan, dan konstruksi Blok Cepu di Bojonegoro, berencana mengambil tenaga kerja dari luar Bojonegoro untuk mengisi jam kerja malam. Pasalnya, saat ini tenaga kerja yang direkrut sedikit yang mau bekerja malam.

Tenaga kerja yang mau kerja malam hari itu diperlukan untuk menggenjot proyek pembangunan fasilitas produksi dan tampungan air di sekitar lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, di Bojonegoro.

Tenaga kerja baik yang mempunyai keahlian (semi skill) maupun tenaga kasar (unskill) yang ada saat ini bekerja mulai pagi hingga sore.

Community Affair and Manager PT Tripatra Samsung, Budi Karyawan, mengaku sangat kesulitan mendapatkan tenaga kerja yang mau bekerja malam hari. “Rata-rata tenaga kerja lokal itu mau bekerja pagi hingga sore. Sedangkan yang mau bekerja malam jarang,” ujarnya di Bojonegoro, Minggu 16 September 2012.

Untuk proyek pembangunan fasilitas produksi dan tampungan air di Blok Cepu itu, pihak PT Tripatra Samsung memberlakukan 24 jam kerja. Tetapi, tenaga kerja yang bekerja itu dibagi menjadi shift pagi, shift sore, dan shift malam.

Menurut Budi, agar pekerjaan proyek Blok Cepu tetap berjalan dan target terpenuhi, maka pihaknya berencana mengambil tenaga kerja dari Lamongan dan Tuban. Tenaga kerja dari Lamongan dan Tuban banyak yang mau bekerja shift malam.

“Tenaga kerja yang mau bekerja shift malam akan diberi gaji lembur,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam proyek Blok Cepu saat ini sekitar 125 orang. Tetapi yang mau bekerja shift malam hanya 20-30 orang. Para pekerja ini mengatur lalu lalang truk yang membawa tanah uruk, memasang tiang pancang, hingga membangun pondasi tampungan air.

Budi mengaku untuk merekrut tenaga kerja yang mau bekerja malam hari itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Pemkab Bojonegoro. Sebab, kata dia, sebelum merekrut tenaga kerja dari luar akan diutamakan dulu tenaga kerja dari Bojonegoro.

Kepala Disnakertransos Pemkab Bojonegoro, Iskandar menegaskan, perekrutan tenaga kerja lokal selama ini hanya sampai pada tingkat Kepala Desa dan tidak melibatkan kecamatan.

“Ya itu akibatnya kalau tidak ada koordinasi dengan Kecamatan. Para tenaga kerja itu lebih nurut kepada Kepala Desa,” ujar Iskandar.

Iskandar menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan desa di sekitar lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, di Bojonegoro untuk membicarakan soal perekrutan tenaga kerja lokal tersebut.

Saat ini proyek pembangunan sarana dan prasarana Blok Cepu di Bojonegoro dan Tuban sedang digenjot. Pemerintah menargetkan proyek Blok Cepu itu selesai pada 2014. Setelah itu, produksi minyak Blok Cepu dapat digenjot sebanyak 165 ribu barel per hari.

Total tenaga kerja kasar yang terlibat dalam proyek Blok Cepu di Bojonegoro saat ini sekitar 1.500 orang. Mereka bekerja sebagai tukang uruk, pekerja konstruksi, sopir, kenek, hingga satpam. Sedangkan, calon tenaga kerja yang terdata di Disnakertransos Pemkab Bojonegoro yang siap bekerja di industri migas sebanyak 1.826 orang. (mai)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Korupsi Blok ADK Cepu,...
Korupsi Blok ADK Cepu, Vonis Direktur PT ABS Diperberat Jadi 15 Tahun
Diresmikan Presiden...
Diresmikan Presiden Prabowo, Pertamina Berkontribusi Tingkatkan Produksi Minyak Blok Cepu hingga 30 Ribu Barrel Per Hari
Dana Bagi Hasil Blok...
Dana Bagi Hasil Blok Cepu Disoal, UU Perimbangan Keuangan Digugat ke MK
Capai Produksi 500 Juta...
Capai Produksi 500 Juta Barel Minyak, WK Cepu Berikan 249 Triliun Penerimaan Negara
Pengapalan ke-700, Sinergi...
Pengapalan ke-700, Sinergi Anak Usaha Pertamina Angkut Produksi Minyak Mentah Blok Cepu
Sumbang 30% Produksi...
Sumbang 30% Produksi Nasional, Blok Cepu jadi Produsen Minyak Terbesar di Indonesia
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
10 Fakta Greenland,...
10 Fakta Greenland, Dulunya Hijau hingga Matahari Tengah Malam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved