Nelly bidik dana IPO Rp66,5 M
Selasa, 18 September 2012 - 10:57 WIB
Nelly bidik dana IPO Rp66,5 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Pelayaran Nelly Dwi Putri bidik dana segar Rp56–66,5 miliar melalui penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO).
Hal ini setara dengan melepas 14,89 persen atau 350 juta saham dari total modal yang disetor ”Kami menawarkan harga IPO dengan kisaran Rp160–190 persaham,” ujar Direktur Utama PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tjahja Tjugiarto saat paparan publik di Jakarta kemarin.
Menurut dia, rencananya dana hasil IPO sebesar 80% akan digunakan untuk membiayai sebagian pembelian sekitar 11 set kapal tunda dan kapal tongkang, dan sisanya akan dibiayai dengan menggunakan kas internal atau pinjaman pihak ketiga.
Dan sisanya 20 persen dana IPO, lanjut Tjahja, akan digunakan untuk tambahan modal kerja perseroan. ”Sebanyak 11 set kapal tunda dan tongkang tersebut akan rampung pada 2014,” katanya.
Vice President Finance PT Lautandhana Securindo Wientoro Prasetyo mengatakan PT Pelayaran Nelly Dwi Putri mempunyai track record selama 35 tahun dalam menyelenggarakan jasa pelayaran yang didukung dengan kinerja keuangan dan tingkat profitabilitas yang tinggi.
”Perseroan juga didukung oleh anak usaha perusahaan PBSE yang bergerak dibidang jasa pemeliharaan dan perbaikan kapal,” katanya.
Perseroan menunjuk PT Lautadhana Securindo sebagai penjamin pelaksana emisi (underwriter). Book building akan dilaksanakan pada 17–19 September 2012, masa penawaran 2–4 September 2012, masa penjatahan pada 5 Oktober 2012, distribusi saham secara elektronik pada 8 Oktober 2012 dan akan listing atau pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Oktober 2012. (dna)
Hal ini setara dengan melepas 14,89 persen atau 350 juta saham dari total modal yang disetor ”Kami menawarkan harga IPO dengan kisaran Rp160–190 persaham,” ujar Direktur Utama PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tjahja Tjugiarto saat paparan publik di Jakarta kemarin.
Menurut dia, rencananya dana hasil IPO sebesar 80% akan digunakan untuk membiayai sebagian pembelian sekitar 11 set kapal tunda dan kapal tongkang, dan sisanya akan dibiayai dengan menggunakan kas internal atau pinjaman pihak ketiga.
Dan sisanya 20 persen dana IPO, lanjut Tjahja, akan digunakan untuk tambahan modal kerja perseroan. ”Sebanyak 11 set kapal tunda dan tongkang tersebut akan rampung pada 2014,” katanya.
Vice President Finance PT Lautandhana Securindo Wientoro Prasetyo mengatakan PT Pelayaran Nelly Dwi Putri mempunyai track record selama 35 tahun dalam menyelenggarakan jasa pelayaran yang didukung dengan kinerja keuangan dan tingkat profitabilitas yang tinggi.
”Perseroan juga didukung oleh anak usaha perusahaan PBSE yang bergerak dibidang jasa pemeliharaan dan perbaikan kapal,” katanya.
Perseroan menunjuk PT Lautadhana Securindo sebagai penjamin pelaksana emisi (underwriter). Book building akan dilaksanakan pada 17–19 September 2012, masa penawaran 2–4 September 2012, masa penjatahan pada 5 Oktober 2012, distribusi saham secara elektronik pada 8 Oktober 2012 dan akan listing atau pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Oktober 2012. (dna)
(gpr)
Lihat Juga :