Awal 2013, Proqua masuk pasar

Jum'at, 21 September 2012 - 17:05 WIB
Awal 2013, Proqua masuk...
Awal 2013, Proqua masuk pasar
A A A
Sindonews.com – Proqua, air minum kemasan produksi PDAM Kulonprogo direncanakan masuk pasar awal 2013. Saat ini, proses perizinan baik dari BP POM maupun Kemenkumham masih berjalan. Proqua akan menggantikan merek Hemat yang ditolak Kemenkumham.

Jumantoro, Kepala PDAM mengatakan, untuk mendapatkan izin pihaknya harus mempublikasikan merek yang digunakan selama tiga bulan. "Nanti dalam tiga bulan itu akan dilihat ada komplain atau tidak," kata Jumantoro, Jumat (21/9/2012).

Untuk memperlancar proses legalitas merek, PDAM menggandeng Dinas Koperasi dan UKM. Sedangkan untuk legalitas dari BP POM, mereka menggandeng Dinas Perindustrian, Perdagangan ESDM setempat.

“Sekarang produksi tetap jalan walau pun izin belum keluar. Tapi kami masih pakai merek lama, SEHAT. Nama ini tidak dapat digunakan lagi karena ditolak Kemenkumham. Sementara legalitas untuk nama baru, Proqua masih dalam proses,” kata dia.

menurut Jumantoro, kapasitas produksi air kemasan yang diambil dari sumber mata air Clereng, Pengasih, mencapai 2.400 gelas perjam. Setiap hari, PDAM berproduksi antara 3-4 jam saja. "Produksi sesuai standar yang diatur dalam Permenkes nomor 492/2010. Kami menggandeng Dinas Kesehatan dalam pelaksanaannya," terang dia.

Karena hanya untuk pengenalan produk dan promosi, kata dia, maka volume produksinya dibatasi. PDAM optimis mendapat tempat karena harga yang ditawarkan cukup kompetitif, dengan ongkos produksi hanya Rp9.500 per karton, berisi 48 gelas.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kulonprogo, Niken Probolaras mengatakan, proses legalitas tidak dapat dipercepat karena sudah ada beberapa tahapan standar yang harus dilalui. Tapi dia memastikan Proqua sudah mengantongi surat pendaftaran.

"Sebenarnya tidak masalah kalau mau dikomersialkan dengan mana Proqua. Nanti legalitasnya nyusul. Kita sudah minta PDAM buat label dengan nama Proqua sembari menghabiskan stok label SEHAT yang sudah terlanjur dibuat. Kalau nunggu sampai tuntas bisa setahunan baru kelar," terangnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Atasi Kebocoran Pipa,...
Atasi Kebocoran Pipa, Perumda Tirtawening Gandeng Perusahaan Asal Korea
Bekasi Perluas Jaringan...
Bekasi Perluas Jaringan Perpipaan demi Tingkatkan Jumlah Pelanggan
Warga Tarakan Kini Bisa...
Warga Tarakan Kini Bisa Bayar Tagihan Air Minum Pakai e-Channel
Waduh Gawat! Suplay...
Waduh Gawat! Suplay Air PDAM Tirtanadi 2 Hari Terhenti, Warga Mengeluh
PAM JAYA Tutup Pit Galian...
PAM JAYA Tutup Pit Galian Jatiwaringin-Hek Kramat Jati, Arus Lalu lintas Berangsur Normal
Separuh PDAM Berstatus...
Separuh PDAM Berstatus Sakit, Wapres Akui Pembiayaan Infrastruktur Air Minum Layak Belum Mencukupi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
37 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
45 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved