Pertamina: Penyelundupan BBM sulit diberantas
Selasa, 25 September 2012 - 15:37 WIB
Pertamina: Penyelundupan BBM sulit diberantas
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) mengaku mendapat kendala pengawasan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di tengah laut sehingga kerap terjadi penyelundupan.
Vice Persident Corporate Comunication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, penggunaan BBM bersubsidi di tengah laut menjadi kendala Pertamina dalam pengawasannya.
"Kalau dari sumber lain di tengah laut yang kita tidak tahu karena memang seperti yang saya sampaikan nelayan punya hak menggunakan BBM bersubsidi, tapi setalah itu dikumpulkan dan dijual di tengah lautkan siapa yang bisa mengawasi," kata Ali di Universitas Indonesia, Depok, Selasa (25/9/2012).
Ali menambahkan, Pertamina selalu terbuka untuk melakukan pengawasan, dengan menelusuri dari mana sumber BBM bersubsidi sehingga bisa diselundupkan.
"Pertamina welcome ya, kalau bisa telusuri dari mana kalau bisa, ngisinya dari mana. Kalau ketahuan dari agen kita tentunya akan menindak sesuai peraturan yang berlaku di Pertamina," ungkap Ali.
Menurut Ali, penyebab dari penyelundupan karena adanya perbedaan harga yang jauh antara BBM bersubsidi dengan BBM yang nonsubsidi sehingga ada oknum yang memanfaatkan hal tersebut guna mengeruk keuntungan.
"Ini kan memang karena faktor disparitas yang masih tinggi antara BBM bersubsdi dan nonsubsidi, di mana ada margin. Jadi ada orang-orang yang memanfaatkan, mengejar untuk memperoleh margin," tutup Ali.
Vice Persident Corporate Comunication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, penggunaan BBM bersubsidi di tengah laut menjadi kendala Pertamina dalam pengawasannya.
"Kalau dari sumber lain di tengah laut yang kita tidak tahu karena memang seperti yang saya sampaikan nelayan punya hak menggunakan BBM bersubsidi, tapi setalah itu dikumpulkan dan dijual di tengah lautkan siapa yang bisa mengawasi," kata Ali di Universitas Indonesia, Depok, Selasa (25/9/2012).
Ali menambahkan, Pertamina selalu terbuka untuk melakukan pengawasan, dengan menelusuri dari mana sumber BBM bersubsidi sehingga bisa diselundupkan.
"Pertamina welcome ya, kalau bisa telusuri dari mana kalau bisa, ngisinya dari mana. Kalau ketahuan dari agen kita tentunya akan menindak sesuai peraturan yang berlaku di Pertamina," ungkap Ali.
Menurut Ali, penyebab dari penyelundupan karena adanya perbedaan harga yang jauh antara BBM bersubsidi dengan BBM yang nonsubsidi sehingga ada oknum yang memanfaatkan hal tersebut guna mengeruk keuntungan.
"Ini kan memang karena faktor disparitas yang masih tinggi antara BBM bersubsdi dan nonsubsidi, di mana ada margin. Jadi ada orang-orang yang memanfaatkan, mengejar untuk memperoleh margin," tutup Ali.
(gpr)
Lihat Juga :